Khofifah Tunggu Situasi Kondusif sebelum Lapor Presiden

Depi Gunawan
10/8/2017 19:15
Khofifah Tunggu Situasi Kondusif sebelum Lapor Presiden
(ANTARA)

KHOFIFAH Indar Parawansa mengaku jika semuanya sudah kondusif, dirinya baru akan melapor kepada Presiden Joko Widodo untuk maju berlaga dalam pertarungan Pemilihan Gubernur Jawa Timur. Untuk saat ini, ia masih akan fokus pada tugasnya sebagai Menteri Sosial.

"Saya tidak berubah dari apa yang sudah pernah saya sampaikan. Dulu karena mungkin saat di Cirebon, banyak teman-teman yang tanya saya, saya sampaikan saya masih 'check sound'. Sampai Juli kemarin, saya rasa sudah selesai (check sound)," ucap Khofifah saat ditemui dalam agenda Pembekalan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Pencairan PKH di Kantor Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (10/8).

Khofifah yang sudah menyatakan diri ingin maju menjadi calon Gubernur Jatim ini mengatakan, sekarang posisinya sedang mencoba menyamakan frekuensi.

"Bahasa orang muda, bahasa senior, bahasa perempuan, bahasa laki-laki kan berbeda. Bahasa santri, bahasa kiai, ini yang saya coba menyamakan frekuensi, ini proses," tuturnya.

Seandainya semuanya sudah kondusif, jelas Khofifah, baru dirinya akan melapor ke Presiden Jokowi.

"Saya akan ikut pada keputusan Presiden nantinya, seandainya, ini lho jangan diputus ya, seandainya jika semuanya kondusif baru saya akan melapor kepada Presiden," tegasnya.

Khofifah, yang beberapa waktu lalu menyatakan telah mendapat dukungan yang cukup untuk mengantarnya maju sebagai cagub Jatim pada Pemilihan Kepala Daerah serentak 2018 itu, menyatakan, dirinya masih sedang melaksanakan mandatnya sebagai Mensos. Sehingga akan memaksimalkan kinerjanya di kementerian yang dipimpinnya.

"Sejauh ini saya masih mengemban mandat itu (Mensos)," jelas Khofifah.

Sebelumnya, dukungan maju kepada Khofifah di Pilkada disampaikan ratusan kiai pengasuh pondok pesantren di Jatim. Belakangan, dukungan untuk maju juga diberikan Partai Gerindra. Khofifah sudah tidak mendapat kesempatan maju dari partai yang membesarkannya, Partai Kebangkitan Bangsa, yang sudah memiliki calon lainnya yaitu Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Menurut informasi yang beredar, sedikitnya sudah ada lima partai politik yang akan mengusung Khofifah di Pilkada Jatim. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya