Pemerintah Berutang Kepada Para Pendekar

02/8/2017 03:14
Pemerintah Berutang Kepada Para Pendekar
(Ist)

MENANGKAL pengaruh buruk narkoba bagi generasi mudah sejatinya bisa dilakukan melalui olahraga. Salah satu caranya ialah dengan memperkuat struktur tubuh melalui pencak silat.

"Pencak silat telah terbukti menjadi olahraga yang dekat dengan rakyat. Ini bukan sekadar olahraga, tapi sudah menjadi bagian dari tradisi dan kearifan lokal rakyat. Lebih penting lagi, pencak silat mampu menangkal bahaya narkoba generasi muda," ujar tokoh olahraga La Nyalla Mattalitti dalam rangkaian mengunjungi lima perguruan silat di Madiun, Jawa Timur, awal pekan ini.

Sebagai olahraga asli Indonesia, lanjut mantan Ketua Umum PSSI ini, pencak silat punya peran penting bagi pembentukan karakter generasi muda.

Dua perguruan yang dikunjunginya ialah Persatuan Setia Hati Teratai dan Persaudaraan Tunas Muda Winongo. Dalam kunjungan tersebut, La Nyalla berdialog akrab dengan para pendekar dan anggota perguruan.

Menurutnya, dengan mengikuti pencak silat, generasi muda disibukkan dengan kegiatan positif, sehingga terhindar dari berbagai kegiatan negatif seperti pemakaian narkoba.

"Di Indonesia ini generasi muda yang terpapar narkoba dan harus menjalani rehabilitasi mencapai angka 5,8 juta orang. Jadi olahraga itu penting, karena memberi kontribusi untuk menghindarkan orang atau generasi muda dari bahaya narkoba. Maka pemerintah harus hadir memberi perhatian maksimal ke pengembangan olahraga, termasuk pencak silat," papar La Nyalla.

Ia menambahkan, pemerintah juga berutang budi kepada para pendekar yang telah mendarma baktikan hidupnya mendidik anak-anak muda untuk berkegiatan positif melalui pencak silat.

"Bayangkan jika tidak ada kehadiran para pendekar, bangsa ini akan semakin kehilangan banyak generasi muda karena mereka bisa terjerumus ke narkoba. Kerugian negara juga makin besar karena narkoba, dalam setahun negara rugi Rp63 triliun akibat narkoba. Jika para pendekar dan perguruan didukung pemerintah, tentu makin banyak anak muda yang terhindar dari berbagai kegiatan negatif," pungkas Ketua Umum Kadin Jatim ini. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya