Emil Akui Baru dalam Tahap Membangun Pondasi Bandung

Antara
25/7/2017 18:33
Emil Akui Baru dalam Tahap Membangun Pondasi Bandung
(MI/Bayu Anggoro)

WALI Kota Bandung Ridwan Kamil mengakui kepemimpinannya di Kota Bandung sejak 2013 baru merampungkan pondasi pada tataran sistem birokrasi dan arah pembangunan kota.

"Kalau dibilang puas, saya pribadi merasa belum puas dengan hasil kinerja saya menjadi Wali Kota Bandung. Namun, saya sudah berhasil membangun pondasinya. Tidak mungkin dalam satu periode selesai problematika Kota Bandung," katanya di Bekasi, Selasa (25/7).

Kang Emil--sapaan akrab Ridwan Kamil--menjadi pembicara dalam acara International Conference and Religiosity yang digelar Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi di Hotel Merapi Merbabu, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Menurut dia, Pemerintah Kota Bandung telah berhasil mengangkat indeks kebahagiaan warganya ke peringkat satu terbaik, dari sebelumnya berada di urutan ke 200 daerah di Indonesia.

"Kota Bandung sekarang ini sudah punya mesin pelacak kinerja aparatur. Jadi mereka yang malas dan rajin bisa langsung dipantau," katanya.

Menurut dia, salah satu program kerja Pemkot Bandung dalam membahagiakan warganya adalah penyediaan ruang kota yang bisa diakses seluruh warga untuk beraktivitas harian.

"Kalau diumpamakan manusianya itu air, maka saya sudah menyiapkan wadahnya, agar air itu menjadi jernih. Salah satunya adalah kebijakan ruang kota yang membuat warganya bahagia," katanya.

Fasilitas tersebut, kata dia, juga telah diimbangi dengan pembangunan rohani penduduk Kota Bandung dengan beragam aktivitas rohani.

"Di Kota Bandung sekarang sudah berjalan sembilan program keislaman, seperti magrib mengaji, salat Jumat yang melibatkan unsur pejabat dalam rangka sosialisasi kebijakan dan lainnya," katanya.

Namun demikian, Emil mengakui bahwa persoalan kemacetan kota masih menjadi tunggakan janji politiknya yang belum terlunasi untuk warga Kota Bandung hingga kini.

"Saat ini transportasi Kota Bandung masih terjadi kemacetan. Ini sisa kerjaan saya yang harus diselesaikan pada sisa masa jabatan saya sebagai Wali Kota Bandung," katanya.

Emil mengatakan, saat ini dirinya juga tengah fokus pada persiapan pencalonan sebagai bakal calon Gubernur Jabar melalui Pilkada 2018.

"Selain NasDem, partai yang sudah intensif menjalin komunikasi dengan saya hingga sekarang adalah Demokrat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)," katanya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya