Media Nasional Diharapkan Berperan Panggungkan Pembangunan di Daerah

Solmi
25/7/2017 17:59
Media Nasional Diharapkan Berperan Panggungkan Pembangunan di Daerah
(MI/Solmi)

SELARAS dengan arah pembangunan nasional yang dikuatkan keberhasilan pembangunan di daerah, media nasional diharapkan memberikan peran lebih untuk memanggungkan kreativitas, keberhasilan, maupun kebutuhan pembangunan dari kabupaten dan kota di berbagai pelosok Tanah Air.

Harapan tersebut mengemuka dalam pertemuan dan silaturrahim yang dilakukan Presiden Direktur Metro TV dan Anggota Dewan Redaksi Media Group Suryapratomo dengan Wali Kota Jambi Syarif Fasha, Gubernur Jambi Zumi Zola Zullkifli, pimpinan Bank Jambi M Yani, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jambi Darwisman, pimpinan Kadin Jambi Jefri Amas, serta beberapa pelaku dunia usaha di Jambi, sepanjang Minggu (23/7) dan Senin (24/5) kemarin.

Seperti dikemukakan Wali Kota Jambi yang menjamu Suryopratomo bersama beberapa unsur petinggi di Metro TV dan harian Media Indonesia, Minggu pagi. Menurut Syarif Fasha, banyak karya kreatif, inovatif, dan keberhasilan pembangunan di daerah, khususnya di Kota Jambi, selama ini belum maksimal mendapat tempat dalam pemberitaan media nasional.

Idealnya, menurut dia, peran media nasional yang punya kedekatan lebih dengan pemerintah di pusat, sangat dibutuhkan untuk memanggungkan hal secara nasional. Selain memperlihatkan adanya kemajuan pembangunan di daerah, ekspos media nasional dinilai penting sebagai penyampai pesan terhadap kebutuhan dan kendala yang dihadapi pemerintahan di daerah dalam menyusukseskan pembangunan nasional.

"Terus terang, selama ini peran media nasional untuk hal itu masih belum maksimal. Saya berharap ke depan peran media nasional untuk hal itu bisa lebih baik, terutama melalui Metro TV dan Media Group-nya," kata Syarif.

Presdir Metro TV mengamini keluhan tersebut. Kepada Wali Kota Jambi, Suryopratomo mengakui pemberitaan media nasional selama ini masih terkesan menggunakan 'kacamata Jakarta'.

"Kami ingin mengubah sudut pandang tersebut. Makanya kami datang ke daerah-daerah, untuk mencari masukan untuk mengangkat kondisi, potensi, dan kebutuhan pembangunan daerah untuk dipanggungkan secara nasional," paparnya.

Dari pembicaraan terbilang singkat tersebut, ia mengapresiasi keberanian, dan sejumlah kerja kreatif dan inovatif yang dilakukan Syarif dalam membangun Kota Jambi. Selain sukses menggenjot APBD dari ratusan miliar rupiah menjadi Rp1,6 trilun, peningkatan pelayanan kesehatan, dan pendidikan, dalam kurun tiga setengah tahun lebih menjadi pemimpin, Syarif dinilai berhasil membangun Kota Jambi melalui semangat kegotongroyongan melaksanakan program Kota Jambi Bangkit Berdaya.

Peran lebih media nasional juga diharapkan Gubernur Jambi saat menerima kunjungan Suryopratomo dan rombongan, Minggu siang. Sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah, Zumi Zola mengharapkan Metro TV maupun Media Indonesia menyuarakan geliat, kebutuhan infrastruktur, dan optimalisasi pemberdayaan berbagai potensi sumber daya alam di Jambi untuk peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di Jambi.

Lantaran keterbatasan dana pemerintah, untuk percepatan kemajuan tersebut, Zumi berharap media nasional bisa menjadi medium untuk mempromosikan Jambi ke kalangan investor yang sungguh-sungguh untuk menanamkan investasinya di Provinsi Jambi.

Hal senada juga ditangkap Suryopratomo yang seharian penuh berdialog dengan Bank 9 Jambi, OJK, dan pelaku usaha yang tergabung dalam organisasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jambi. Seperti dikemukakan tokoh senior Kadin Jambi, H Mardinal. Menurutnya berbagai potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusianya, ibarat kue, Provinsi Jambi sejatinya sudah matang.

"Jambi ini sebetulnya sudah matang. Kini tinggal bagaimana membangkitkan dan dipanggungkan secara nasional dan global. Kadin siap mendorong mengemasnya, dan media nasional perannya juga sangat dibutuhkan," kata Mardinal didampingi Ketua Kadin Jambi Jefri Amas. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya