TNI AU Selidiki Insiden Latihan Paskhas di Rokan Hulu

Antara
20/7/2017 19:22
TNI AU Selidiki Insiden Latihan Paskhas di Rokan Hulu
(Ilustrasi--thinkstock)

TENTARA Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) tengah menyelidiki insiden ledakan yang terjadi di Dusun Karya Bakti, Desa Pasir Utama, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Kamis (20/7), yang mengakibatkan seorang warga meninggal dunia.

"TNI AU menyatakan keprihatinannya atas kejadian ledakan di Rokan Hulu Riau, dan menyampaikan permohonan maaf kepada warga masyarakat yang terkena ledakan, meskipun belum diketahui secara pasti apakah ledakan berasal dari amunisi sisa latihan Korpaskhas atau bukan," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau), Marsekal Pertama TNI Jemi Trisonjaya, di Jakarta, Kamis (20/7).

Ia menegaskan bahwa TNI AU akan bertanggung jawab untuk menanggung semua biaya pengobatan warga yang terkena ledakan maupun korban meninggal dunia.

Saat ini, TNI AU beserta aparat Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Rokan Hulu Riau dan pemerintah daerah setempat tengah serius melakukan penyelidikan terhadap insiden ledakan yang terjadi di Dusun Karya Bakti, RT 01/RW 02, Desa Pasir Utama, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Ia mengemukakan, TNI AU merasa bertanggung jawab ikut melakukan penyelidikan ledakan yang terjadi pada pukul 11.30 WIB dan menewaskan seorang warga bernama Swanda, karena pada pagi harinya di sekitar kawasan Bandara Tuanku Tambusai dilaksanakan latihan Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) bersandi Trisula Perkasa yang berlangsung 17 hingga 20 Juli 2017.

"Sebenarnya sesuai dengan prosedur latihan yang berlaku, masyarakat dilarang memasuki daerah latihan sebelum dinyatakan aman oleh pejabat berwenang," katanya.

Dalam latihan Paskhas tersebut, dikatakannya, dilaksanakan operasi Serangan Fajar menggunakan peluru tajam, termasuk amunisi dan ledakan granat kejut.

Latihannya dimulai jam 06.00 WIB berlangsung secara lancar dan aman, kemudian berakhir pada pukul 09.00 WIB tanpa ada insiden apapun.

Saat ini seluruh pasukan Paskhas yang terlibat dalam latihan, menurut dia, sudah ditarik dari tempat latihan di sekitar Bandara Tuanku Tambusai yang berjarak kurang lebih 6 kilometer dari Dusun Karya Bakti, RT 01/RW 02, Desa Pasir Utama, Kecamatan Rambah Utama, yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) ledakan.

TNI AU, dalam hal ini diwakili Wakil Komandan Korpaskhas masih terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, baik kepolisian maupun Komando Distrik Militer (Kodim) dan pemerintah setempat untuk melakukan pertolongan kepada korban dengan melakukan perawatan korban ke rumah sakit terdekat.

"Secara paralel tim Korpaskhas juga sedang melakukan penyelidikan untuk meyakinkan kronologis kejadian ledakan dan sebab-sebabnya," pungkas Jemi. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya