Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENINGKATAN daya saing hanya bisa dilakukan dengan meningkatkan etos kerja dan membuka peluang. Salah satunya adalah dengan menggelar seminar industri.
Hal itu terungkap dalam seminar industri terkait perkembangan furniture di Indonesia. Tidak kurang dari Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Panggah Susanto menilai, Indonesia bisa menjadi pemain utama industri mebel di dunia. "Apalagi, Indonesia memiliki keunggulan kompetitif dari ketersediaan bahan baku, tenaga kerja memadai dan desain beragam," ujarnya.
Dalam siaran pers yang dilansir di Jakarta, Rabu (19/7), seminar ini merupakan hajat produsen cat nasional PT Propan Raya. Bukan cuma di Jakarta, tapi juga digelar seminar serupa di Surabaya dan Semarang.
Seminar ini bertajuk meningkatkan Daya Saing Industri melalui Inovasi Produk Ramah Lingkungan (Eco Friendly) dan Efisien. Menurut ketua pelaksana kegiatan Agus Purnama, seminar ini bertujuan untuk mengedukasi serta memajukan industri mebel dan kerajinan nasional.
"Kami berharap seminar bisa membuka pintu untuk melihat mebel di Indonesia yang semakin berkualitas dan mampu bersaing di pasar global," ujar Agus.
Pada seminar ini, Propan mengajak perusahaan lain mendukung komponen mebel lain seperti Abadi Indorona (Veneer), Saint Gobaint (Abrasive) serta Suryamasinka Semestaraya (Machinery). Mereka diajak untuk membagikan pengetahuan dan informasi, yang dapat mendorong produsen mebel memiliki daya saing dengan negara pengekspor mebel lainnya
Agus menambahkan, industri mebel dan kerajinan merupakan industri unggulan masa depan bagi Indonesia karena memiliki potensi pengembangan sangat besar. "Terlebih, setiap tahun terjadi pertumbuhan bahan baku, sumber daya manusia dan serapan pasar," ungkapnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved