Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK semua pelajar mengetahui dan mengenal Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Itu sebabnya Kementerian BUMN kembali menggelar program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) yang ketiga kalinya.
Kepala Biro Hukum Kementerian BUMN Bastian mengatakan, program SMN ini dilaksanakan setiap tahun dan ini adalah hajat ketiga kalinya. Program ini dikhususkan untuk para pelajar berprestasi namun berasal dari keluarga kurang mampu.
"Kegiatan ini diikuti semua provinsi di Indonesia. Masing-masing daerah memiliki PIC dari berbagai BUMN yang berbeda-beda. Ini ditetapkan oleh Kementerian BUMN," kata Bastian seusai pelepasan peserta SMN asal Sumsel ke Kalimantan Utara, Sabtu (15/7).
Program ini diyakini sebagai upaya pengenalan siswa-siswa di Indonesia untuk mengenal BUMN yang ada di Indonesia. Diakuinya, Indonesia memiliki ratusan BUMN, di antaranya PT Kereta Api Indonesia, PT Semen Indonesia dan sebagainya.
"Kami yakin tidak semua BUMN dikenal oleh siswa. Karenanya melalui program ini mereka akan mengenal dan mengetahui lebih detail tentang BUMN," lanjut Bastian.
Harapannya, papar Bastian, program ini akan membangkitkan niat dan keinginan siswa berprestasi itu untuk bergabung dan berkarir di BUMN kelak. Ia menilai, para siswa berprestasi tersebut merupakan aset bangsa. Sehingga diharapkan akan memunculkan niat untuk berbakti kepada negara dan membangun negeri.
Selain itu, program ini juga dikhususkan agar semua siswa yang ada di Indonesia saling mengenal. Terlebih dalam program ini ada pertukaran pelajar dari satu provinsi ke provinsi yang lain.
"Seperti pelajar Sumsel, pada tahun pertama bertukar dengan Gorontalo, pertukaran kedua ke Maluku Utara dan pertukaran kali ini ke Kalimantan Utara," jelasnya.
Sedangkan Direktur SDM dan Umum PT Kereta Api Indonesia (Persero) Apriyono Wedi Christanto menuturkan, pihaknya mendapat kesempatan untuk menjadi PIC penyelenggara SMN di Provinsi Sumsel tahun ini. Setelah memberikan pengetahuan dan persiapan siswa asal Sumsel sebelum bertukar ke Kalimantan Utara, pihaknya akan menerima dan memberikan pengetahuan tentang BUMN kepada pelajar dari Kalimantan Utara.
"Untuk penyelenggaraan SMN di Sumsel, kami bekerja sama dengan PT Semen Baturaja yang juga merupakan BUMN, bagian dari PT Semen Indonesia," ungkapnya.
Salah satu kegiatan selama SMN berlangsung yakni mengajak para siswa asal Kalimantan Utara untuk naik dan berkeliling menggunakan kereta api. Hal itu dilakukan sebagai pengenalan dengan PT KAI, sebab di Kalimantan Utara diketahui tidak memiliki kereta api. "Jadi sebagai bentuk pengetahuan dan pengenalan kereta api. Nantinya juga ada pengenalan dengan PT Semen Baturaja melalui kunjungan ke pabrik semen," tandasnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved