Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 1 ton narkoba jenis sabu yang diselundupkan ke Indonesia dipastikan sudah siap edar. Sabu itu juga masuk kategori kelas wahid.
"Sabu yang kita temukan di Anyer itu kualitas satu (bagus)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, di Markas Polda Metro Jaya, Jumat (14/7).
Argo mengatakan, sabu itu dikemas rapi berlapis. Sabu juga dimasukkan dalam karung, lalu disusun sedemikian rupa dan dicemplungkan ke laut.
"Membawa ke darat dari kapal di tengah laut pakai perahu karet, tapi yang suara mesinnya sangat halus jadi tidak terdengar," ucap Argo.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan, mengatakan, jika dikonversi ke dalam rupiah, sabu itu disebut senilai Rp1,5 triliun.
"Ada dua juta manusia bisa kita selamatkan," ungkap Iriawan.
Aparat gabungan Diresnarkoba Polda Metro Jaya dan Polres Depok menggagalkan penyelundupan 1 ton narkoba jenis sabu. Penggerebekan dilakukan di dermaga eks Hotel Mandalika, Anyer, Serang, Banten, pada Kamis (13/7) dini hari kemarin.
Keempat penyelundup sabu itu sudah dibekuk. Mereka yakni Lin Ming Hui, Chen Wei Cyuan, Liao Guan Yu, dan Hsu Yung Li.
Lin Ming Hui tewas dalam penggerebakan karena melawan dan membahayakan aparat. Sementara, Chen Wei Cyuan dan Liao Guan Yu berhasil ditangkap hidup-hidup.
Hsu Yung Li sempat buron, namun berhasil ditangkap kemarin sore. Ia dicokok saat coba kabur dengan menyetop bus pariwisata di Cilegon. (MTVN/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved