Tingkat Partisipasi pada Pilkades Bandung Barat Lebih Tinggi dari Pilkada

Depi Gunawan
11/7/2017 18:36
Tingkat Partisipasi pada Pilkades Bandung Barat Lebih Tinggi dari Pilkada
(Ilustrasi)

SEBANYAK 44 calon kepala desa (kades) dari 12 desa di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, telah bertarung pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak untuk masa jabatan enam tahun ke depan yang dilaksanakan pada Minggu (9/7).

Walau Pilkades masih kalah tenar dari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres), antusiasme pemilih untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) ternyata lebih tinggi jika dibandingkan dengan perhelatan dua pesta demokrasi tersebut, yang biasanya hanya diikuti sekitar 70 % pemilih.

Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bandung Barat, di 12 desa penyelenggaran Pilkades, total daftar pemilih tetap (DPT) mencapai 81.716 jiwa yang menyalurkan hak pilih mereka di 136 TPS. Jika dirata-ratakan, tingkat pemilih yang datang ke TPS mencapai 77,2 %.

Sekretaris Dinas PMD Bandung Barat, Rina Marlina, menyebutkan, di beberapa desa yang menyelenggarakan Pilkades, seperti Desa Mukapayung, angka partisipasi masyarakat bahkan mencapai 85,7%, dari total 8.600 pemilik hak suara.

"Partisipasi warga Desa Cipada (Kecamatan Cisarua) juga cukup baik, yakni sebesar 84%. Laporan resmi dan tertulis harus menunggu berita acara dari panitia, tapi saya kira hasilnya enggak akan jauh berbeda dengan yang ada di kami," beber Rina, Selasa (11/7).

Jika mengacu Pilkades sebelumnya pada 2015 lalu yang tingkat partisipasinya sekitar 70%, pada Pilkades tahun ini terjadi lonjakan peningkatan angka partisipasi masyarakat pemilih.

Menurut dia, tingkat partisipasi yang tinggi tersebut mencerminkan antusiasme warga dalam kemajuan di desa.

"Walau mestinya perlu kajian, tingginya tingkat partisipasi ini menunjukkan bahwa masyarakat masih peduli terhadap proses pemilihan pemimpin mereka, masyarakat tidak apatis. Itu artinya ada harapan dari masyarakat supaya desa mereka lebih baik lagi," tuturnya.

Ketua Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Bandung Barat, Aseng Junaedi, menilai, penyelenggaraan Pilkades tahun ini berjalan lancar dan sukses karena sejauh ini pihaknya belum mendapat laporan tentang dugaan pelanggaran.

"Pelaksanaan Pilkades serentak berjalan lancar. Angka partisipasi juga sudah bagus, sesuai dengan yang diharapkan. Bahkan di Desa Cipada, ada dua TPS yang partisipasinya sampai di atas 90 %, suasananya begitu meriah, seperti acara Agustusan (peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus), ramai oleh masyarakat," ungkapnya.

Dari 44 calon kades di 12 desa, di mana sembilan di antaranya merupakan kades petahana. Akan tetapi, sebagian dari kades petahana itu kalah dalam pilkades kali ini.

"Saya berharap kepala desa yang terpilih dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, sesuai dengan amanah yang diberikan masyarakat," jelasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya