Hapus Citra Penghasil Begal, Cagub NasDem Tawarkan Program Kece

Eva Pardiana
10/7/2017 21:24
Hapus Citra Penghasil Begal, Cagub NasDem Tawarkan Program Kece
(Ist)

PROVINSI Lampung kerap memperoleh label negatif sebagai penghasil pelaku kriminal pencurian kendaraan bemotor dengan kekerasan alias begal.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem yang juga bakal calon Gubernur Lampung Mustafa mengaku memiliki solusinya, yaitu melalui program Kampung Enterpreneur Kreatif (Kece).

Menurut Musfata, aksi begal kerap dilakukan oleh pemuda yang tidak memiliki mata pencaharian di kampungnya. Usia muda dengan energi melimpah membutuhkan wadah penyaluran yang positif.

Melalui Program Kece, Mustafa mengajak para pemuda di kampung lebih produktif. Lampung Tengah telah mengalokasikan Rp10 juta per kampung sebagai modal awal untuk berwirausaha.

"Ada 311 kampung, masing-masing kelompok pemuda di kampung kita berikan Rp10 juta. Sebelumnya mereka kami beri pelatihan untuk menjadi wirausaha profesional di kampungnya," ujar Mustafa dalam paparan visi misi di Kantor DPD Hanura Lampung, Senin (10/7).

Berbagai produk yang dihasilkan di antaranya sepatu, tas, aneka kerajinan tangan, produk olahan hasil bumi, seperti pisang dan singkong sesuai dengan potensi kampung masing-masing. Produk-produk ini dipasarkan melalui warung-warung ronda dan pusat oleh-oleh yang tersebar di Lampung Tengah.

Selain itu, untuk menciptakan keamanan di Lampung Tengah, bupati yang dikenal dengan sebutan Bupati Ronda ini menggagas ronda rutin keliling kampung. Karena melalui ronda, masyarakat berperan aktif menciptakan keamanan dan kenyamanan, baik bagi warga maupun pengunjung.

"Kalau sudah aman, masyarakat akan nyaman dalam berativitas dan bekerja. Dengan begitu investor juga tidak ragu berinvestasi," pungkasnya.

Program Kece telah diimplementasikan Mustafa sejak awal menjabat sebagai bupati. Setelah sukses di Lampung Tengah, kini ia menawarkan program ini untuk seluruh kampung yang ada di Provinsi Lampung.

"Dengan Kece ini pemuda tidak hilang harapan, lebih produktif, dan bisa memiliki masa depan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Partai Hanura, Yozi Rizal, mengatakan, pemaparan visi misi dilakukan semua calon yang mendaftar dalam penjaringan bakal cagub. Pengembalian berkas pendaftaran berlangsung hari ini hingga 18 Juli 2017.

Dalam pemaparan visi misi ini, hadir 22 komunitas dan berbagai elemen masyarakat, di antaranya Aliansi Peduli Budaya Lampung, HKTI, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya