Orari Diharapkan Dapat Cegah Paham Radikalisme

Denny Susanto
08/7/2017 10:11
Orari Diharapkan Dapat Cegah Paham Radikalisme
(FOTO ANTARA/Ony Sasanto)

PEMERINTAH mengharapkan Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) dapat berperan aktif dalam mencegah penyebaran paham radikalisme dan terorisme.

Hal ini disampaikan Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Orari di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (9/7) malam.

"Orari selama ini memberikan kontribusi yang luar biasa dapat kita lihat perannya seperti membantu kelancaran arus mudik dan arus balik, juga penanganan bencana," tuturnya.

Pemerintah juga berharap peran Orari dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan terorisme. Anggota Orari harus mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman, kemajuan teknologi, dan isu-isu global.

Sekretaris Daerah Kalsel, Abdul Haris Makkie, mengatakan, Pemprov Kalsel mengakui peran dan kontribusi organisasi Orari dalam membantu pemerintah dan masyarakat luas.

"Orari memberikan kontribusi dalam membantu penanganan bencana juga masalah sosial di tengah masyarakat," ujarnya.

Rakernas Orari di Banjarmasin membahas program kepengurusan pusat organisasi tersebut untuk satu tahun ke depan, serta yang berkaitan pertumbuhan dan perkembangan tekonologi komunikasi belakangan ini. Korda Orari Kalsel akan berusaha menjadi tuan rumah yang baik dalam kegiatan Orari berskala nasional.

Ketua Umum Orari, Abidin HH, mengatakan, dipilihnya Banjarmasin sebagai lokasi Rakernas atas permintaan provinsi lain setelah kegiatan
Mukernas Banjarmasin beberapa waktu lalu yang dinilai berhasil. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya