Gempa di Lebak Terasa hingga Sukabumi

Benny Bastiandy
09/7/2017 22:10
Gempa di Lebak Terasa hingga Sukabumi
(Petugas menunjuk titik gempa berkekuatan 5,5 pada Skala Richter di Selatan Lebak, Banten. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

WILAYAH Kota dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terdampak gempa berkekuatan 5,5 skala Richter (SR) berpusat di 129 kilometer Barat Daya Lebak, Provinsi Banten. Getarannya dirasakan sejumlah warga sekitar pukul 05.48 WIB, Minggu (9/7).

"Getarannya lumayan terasa, tapi hanya beberapa detik saja," terang salah seorang warga Sukabumi, Iqbal Bakkar, 41.

Ia mengaku selepas salat subuh langsung menonton televisi. Beberapa saat setelah menyalakan televisi, ia merasakan getaran gempa.
"Saya lihat lampu juga ikut bergoyang. Saya langsung istigfar," sebutnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, gempa bermagnitudo 5,5 SR terjadi pada pukul 05.48 WIB. Titik koordinatnya berada di 7.66 Lintas Selatan, 105.85 Bujur Timur berada di 129 kilometer Barat Dayam Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, dan di kedalaman 10 kilometer.

"Ya, tadi (kemarin) pagi terasa getaran gempa di Kota Sukabumi," terang Kepala Seksi Kesiapsiagaan dan Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Zulkarnain Bahrami, kepada Media Indonesia.

Ia mengaku langsung berkoordinasi dengan personel yang bersiaga di Kantor BPBD Kota Sukabumi di Jalan Yulius Usman. Ia pun memerintahkan seluruh personel memantau perkembangan pascagempa.

"Kami langsung pantau ke lapangan, tapi hingga saat ini belum ada pelaporan terjadinya kerusakan infrastruktur bangunan akibat dampak gempa itu," tuturnya.

Tren getaran gempa belakangan ini, sebut Zulkarnain, cenderung meningkat. Namunm yang berepisentrum langsung di titik koordinat di Kota Sukabumi sejauh ini belum ada.

"Kalau getaran yang berpusat di Kota Sukabumi belum ada, kita hanya terdampak shake (getaran) saja dari beberapa daerah," ujarnya.

Secara geografis Kota Sukabumi memang berada di lokasi pergeseran sesar (patahan) wilayah Parahiyangan hingga ke Palabuhanratu dan Banten. Ia merata-ratakan dalam satu bulan terjadi dua kali getaran gempa.

"Magnitudo-nya di atas 5 SR. Jadi kalau diakumulasikan selama awal tahun hingga pertengahan tahun ini terjadi sekitar 14 kali getaran gempa yang dirasakan di Kota Sukabumi," tandasnya.

Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Yana Rusyana, menyebutkan, pusat gempa berada di 129 kilometer Barat Daya Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Namun, getarannya terasa hingga ke sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi.

"Kami juga langsung pantau perkembangannya, tapi sejauh ini belum ada laporan terjadinya kerusakan sebagai dampak gempa. Kita terus pantau di lapangan dari laporan para relawan BPBD di setiap kecamatan," terang Yana. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya