Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BERPANGKAT jenderal tidak lantas membuat Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian luput dari sistem pengamanan di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara. Layaknya semua pengguna jasa bandara, Tito pun mesti melewati prosedur pemeriksaan, mulai dari pengecekan tas hingga melepas ikat pinggang.
Sejumlah foto Tito saat melalui prosedur keamanan bandara kemudian menjadi viral di media sosial. Kejadian berlangsung pada Minggu (9/7) sekitar pukul 10.40 WITA. Saat itu, Tito usai melaksanakan perjalanan dinas ke Manado dan hendak kembali ke Ibu Kota Jakarta.
Menggunakan setelan batik, Tito nampak berdiri mengangkat kedua tangannya tepat di depan pintu pendeteksi logam (metal detector). Seorang petugas juga kemudian memindai tubuh Tito menggunakan alat detektsi lainnya. Setelahnya, Kapolri memasang kembali ikat pinggang dan jam tangannya yang sebelumnya ia lepas, lalu mengambil tas yang telah lolos pemeriksaan alat pemindai sinar x.
Prosedur pemeriksaan ia lalui sebanyak dua kali. Pertama, saat di ruang komersil. Kedua, saat hendak masuk ke boarding room bandara. Demikian pula dengan isterinya, Tri Suswati, yang melewati prosedur yang sama.
"Bapak Kapolri masuk ke bandara melalui pintu Avsec 1 yang biasa digunakan oleh penumpang pada umumnya. Tidak ada perlakuan istimewa seperti pengosongan area yang dilalui. Saat masuk juga diberlakukan pemeriksaan seperti yang dilakukan petugas bandara terhadap penumpang dan pengguna fasilitas bandara pada umumnya," terang Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Pol Rikwanto, saat dimintai konfirmasi soal itu, Minggu.
Pemeriksaan tidak berlangsung lama. Kapolri, kata Rikwanto, berpesan bahwa prosedur pemeriksaan yang ia ikuti merupakan suatu keharusan demi keselamatan seluruh penumpang.
Kunjungan Tito ke Manado tersebut dalam rangka menghadiri kegiatan yang dilaksanakan Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak mengenai perdagangan manusia (human trafficking). Di sela-sela kunjungannya, Tito sempat menyampaikan pesan kepada personel Polda Sulawesi Utara untuk menjaga meraih dan mempertahankan kepercayaan publik terhadap Polri.
Sebelumnya, kejadian tidak menyenangkan terjadi di Bandara Sam Ratulangi, Manado. Seorang isteri dari perwira tinggi Polri berpangkat Brigjen, Joice Onsay Warouw, menampar petugas bandara. Joice merasa tidak terima lantaran petugas pengamanan bandara meminta Joice untuk melepas jam tangan saat melalui pintu detektor logam. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved