Arak-Arakan Pendukung Calon Kades Macetkan Lalin Lembang 10 Km

Depi Gunawan
09/7/2017 19:27
Arak-Arakan Pendukung Calon Kades Macetkan Lalin Lembang 10 Km
(MI/DEPI GUNAWAN)

AKIBAT arak-arakan pendukung salah satu peserta Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cikole, terjadi kemacetan parah di Jalan Raya Tangkuban Parahu, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (9/7) sore.

Meski sebelumnya polisi telah mengimbau kepada tiap pendukung calon untuk tidak turun ke jalan, mereka tetap saja nekat melancarkan arak-arakan dengan turun ke jalan. Selain memacetkan arus lalu lintas, mereka juga tidak mengutamakan keselamatan karena peserta arak-arakan yang didominasi pengguna sepeda motor tidak menggunakan helm.

Kanit Lantas Polsek Lembang, AKP Asep Ratman, mengatakan, sebelum ada arak-arakan pendukung calon kades, kemacetan parah sudah terjadi di kawasan Lembang akibat kendaraan pengunjung sejumlah objek wisata di sana.

"Kami kira puncak arus wisata sudah terjadi pada Minggu (2/7) lalu, tapi ternyata prediksi kita salah. Masih banyak wisatawan yang datang ke Lembang," ungkap Asep.

Dia mengaku, dampak kemacetan arus wisata dan arak-arakan pendukung calon kades ini menyebabkan arus lalu lintas di Lembang tersendat sampai sepanjang 10 kilometer.

"Sampai petang hari, kami berlakukan contraflow (sistem satu arah) dengan buka tutup arus kendaraan. Sungguh ini di luar dugaan karena pada Sabtu (8/7) kemarin juga terjadi kemacetan yang sangat parah," beber Asep.

Untuk mengurai kepadatan, lanjut dia, petugas langsung diturunkan di beberapa titik yang menjadi pangkal kemacetan. Sejumlah anggota polisi juga diturunkan di setiap rumah calon kades untuk mengatur arak-arakan kendaraan agar berjalan kondusif dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

"Diperkirakan kemacetan tadi sampai 10 km, kepadatan terutama terjadi ke arah Kota Bandung," lanjutnya.

Diprediksi kondisi kepadatan lalu lintas di wilayah Lembang masih akan terjadi hingga satu pekan ke depan seiring berakhirnya musim libur sekolah.

"Arus lalu lintas diperkirakan masih padat, tapi tidak sepadat saat libur panjang. Wisatawan terutama para pelajar masih akan menghabiskan waktu liburan di kawasan Lembang hingga akhir pekan nanti," terangnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya