Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JIKA puncak arus balik di wilayah Jawa umumnya sudah terjadi pada pekan lalu, di Sumatra Barat arus balik baru mencapai puncaknya Minggu (9/7) ini. Sebab, mereka yang pulang kampung ke Minangkabau mayoritas ialah pedagang.
"Perkiraan kita puncaknya masih terjadi pada Sabtu dan Minggu ini. Di Padang memang berbeda, biasanya dua minggu habis Lebaran, arus balik masih tinggi," ujar Fendrick Sondra, Humas PT Angkasa Pura Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Minggu.
Laporan sejumlah maskapai, imbuhnya, tingkat load factor atau keterisian pesawat melebihi 95%. Pasalnya, pedagang lebih banyak memilih pulang kampung setelah salat id. Hal demikian mengingat pas malam takbiran mereka masih berjualan. Perantau Minang yang pulang kebanyakan tersebar di Jakarta, Bandung, Pekanbaru, Medan, Palembang, Jambi, Bandar Lampung, dan lainnya.
Fendrick melihat fenomena mayoritas penumpang udara di BIM saat ini ialah para perantau Minang yang sebagian besar bekerja sebagai pedagang. Mereka pulang kampung selama dua pekan, dan ada pula yang di kampung hingga satu bulan ke depan.
"Bahkan, pasca-Lebaran arus mudik di BIM juga masih tinggi, karena pedagang masih berjualan hingga H-1 Lebaran, dan baru mudik setelah Idul Fitri," tandasnya.
Selain memilih waktu datang dan pergi dengan menghindari orang kebanyakan, tiket pesawat yang tinggi juga menjadi salah satu faktor. Harga tiket pesawat setelah Lebaran lebih murah jika dibandingkan dengan saat puncak arus mudik pada H-3 hingga H-1 Lebaran, sehingga pulang setelah Lebaran menjadi pilihan menarik.
Sementara itu, harga tiket dari Padang menuju Jakarta terbilang masih sangat tinggi, yakni pada kisaran Rp1,3 juta hingga Rp1,7 juta. Padahal normalnya harga tiket hanya di kisaran Rp500.000 hingga Rp1 juta.
Jumlah pemudik di BIM selama periode Idul Fitri tahun ini mengalami peningkatan 7,43%. Jumlah itu meningkat dari tahun lalu sebanyak 217.492 orang melalui 1.512 penerbangan menjadi 233.656 orang dengan 1.521 penerbangan.
"Total selama H-10 hingga H+7 jumlah pemudik mengalami peningkatan 7,43% di BIM," kata Fendrick. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved