Berkunjung ke Balikpapan, Arie Kriting Kaget Terkena Operasi Yustisi

Antara
06/7/2017 21:48
Berkunjung ke Balikpapan, Arie Kriting Kaget Terkena Operasi Yustisi
(Dok: Rahadyan Kukuh)

AKTOR komedian Arie Kriting terjaring razia yustisi (kependudukan) di Pelabuhan Semayang Balikpapan, Kamis (6/7).

Saat turun dari Kapal KM Lambelu dari Baubau, Sulawesi Tenggara, tujuan Balikpapan, Ari yang jebolan Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) 3 dan bernama lengkap Satriaddin Maharinga Djongki langsung digiring ke meja pendataan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) karena memiliki KTP luar daerah.

Namun, Arie hanya didata dan tidak ditahan lantaran ada penjaminnya untuk tinggal sementara di Balikpapan.

"Kaget juga tidak nyangka ada pemeriksaan. Turun dari kapal ternyata harus menyetorkan identitas," ujarnya.

Ia mengaku ke Balikpapan atas undangan saudaranya. Pengakuannya, salah satu sepupunya di Balikpapan ingin melangsungkan pernikahan.

"Ke mari saya pas ada saudara sepupu mau menikah. Ada yang jamin suadara saya. Karena kan kita ke sini bukan untuk menetap melainkan hanya menghadiri acara," sambung Arie.

Ia pun memaklumi adanya Operasi Yustisi dan menghormati aturan atau kebijakan Pemerintah Kota Balikpapan.

"Nggak masalah, kalau memang aturannya seperti itu ya kita jalani saja. Namanya kita penduduk ya kan. Yang penting kan aturan dan tujuannya jelas, karena segala aturan itu kan bukan untuk mempersulit tapi untuk melindungi masyarakat," ujarnya.

Apalagi, menurutnya, dengan situasi untuk sekarang ini, kewaspadaan terhadap penghuni (pendatang) baru itu harus lebih ditingkatkan karena dalam beberapa tahun terakhir banyak muncul berbagai macam teror atau ancaman.

"Ancaman-ancaman keamanan agak lumayan menyeramkan. Dan saya pikir Balikpapan kan sebagai kota nyaman dihuni, jadi salah satu upaya pemerintah mempertahankan itu ya seperti ini," jelas Arie.

Kehadiran Arie bersama ribuan penumpang itu bahkan dimanfaatkan oleh penumpang, awak media, dan anggota Satpol PP untuk berfoto bareng. Arie pun tidak keberatan dengan permintaan foto.

"Dari kecil naik kapal laut. Saya suka naik kapal laut," ujarnya.

Kepala Satpol PP Balikpapan, Fredy Pasaribu, mengatakan, pihaknya tidak menahan Arie maupun identitasnya karena memang ada yang menjamin.

"Kita tidak tahan identitasnya. Karena sudah ada keluarganya di Balikpapan yang menjaminnya," terang Freddy.

Penertiban itu dilakukan, lanjut dia, agar warga yang masuk ke wilayah kota minyak itu mempunyai tujuan serta identitas yang jelas. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya