Sungai Martapura Dipadati Wisatawan Selama Libur Lebaran

Denny Susanto
03/7/2017 19:01
Sungai Martapura Dipadati Wisatawan Selama Libur Lebaran
(MI/Denny Susanto)

SEPERTI terjadi di daerah lainnya di Tanah Air, saat libur Lebaran lalu objek wisata banyak diserbu pengunjung. Di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, tercatat sedikitnya 40 ribu warga mengunjungi wisata Sungai Martapura selama libur Lebaran.

Tercatat setiap harinya jumlah pengunjung kawasan wisata tepi (siring) Sungai Martapura yang berada di jantung Ibu Kota Kalsel tersebut mencapai 4.000 orang atau mencapai 40.000 orang selama libur Lebaran kemarin.

Mayoritas pengunjung tersebut menikmati aktivitas pasar terapung, maskot kota patung bekantan, menara pandang, pusat jajanan di sepanjang tepi sungai serta wisata susur sungai. Susur sungai ini menjadi daya tarik sendiri karena cukup dengan membayar Rp5.000 per orang dapat berkeliling menyusuri sungai dalam kota baik siang maupun malam hari.

Kepala Bidang Sungai dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum Kota Banjarmasin, Joko Pitoyo, Senin (3/7), mengatakan, ramainya wisata sungai di kota berjuluk seribu sungai saat ini merupakan salah satu indikator adanya apresiasi masyarakat yang positif terhadap program revitalisasi penataan bantaran sungai yang dilakukan Pemkot Banjarmasin.

Pemkot Banjarmasin saat ini menjadi sungai sebagai poros pembangunan wisata dan ekonomi masyarakat dengan konsep pembangunan berbasis sungai.

"Sungai merupakan salah satu aset pariwisata yang potensial untuk dikelola di kota Banjarmasin sesuai dengan julukannya kota seribu sungai," ujarnya.

Ke depan program revitalisasi penataan bantaran sungai ini akan dikembangkan di Sungai Veteran, Sungai Jafri Zam zam, Sungai Kuin Kecil, dan lainnya yang diharapkan bisa menjadi pengembangan distinasi wisata sungai di beberapa kawasan Kota Banjarmasin.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Zakli Aswan, mengungkapkan, seperti daerah lainnya di Tanah Air saat libur Lebaran, objek wisata menjadi pilihan warga untuk berlibur. Selain wisata Sungai Martapura dan pasar terapung, objek wisata lain seperti wisata pantai, air terjun, danau, arena bermain, dan sebagainya, yang ada di sejumlah kabupaten banyak dikunjungi warga.

Namun, pihaknya mengimbau agar pengelola objek wisata dapat menjaga keamanan bagi pengunjung dan merawat objek wisata tersebut. Pasalnya selama libur Lebaran tahun ini terjadi dua kasus kecelakaan di lokasi objek wisata yang menyebabkan dua orang pengunjung meninggal dunia. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya