Pangkalpinang Akan Bangun Pecinan dan Melayu Street

Rendy Ferdiansyah
29/6/2017 13:10
Pangkalpinang Akan Bangun Pecinan dan Melayu Street
(Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan -- MI/Rendy Ferdiansyah)

UNTUK menyatukan perbedaan dalam kebersamaan, akan dibangun kawasan pecinan (China Town) yang berdampingan dengan permukiman Melayu di Kota Pangkalpinang.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Roesman Djohan mengungkapkan, pihaknya berencana mewujudkan hal tersebut. "Kita sedang merancang di Kampung Bintang akan dijadikan China Town, kemudian di kawasan Masjid Jamik hingga ke lampu merah jalan Mentok, akan jadikan Melayu Street," katanya, Kamis (29/6).

Masih adanya tanah sengketa di tengah wilayah Kampung Bintang dan Masjid Jamik antara Bioskop Garuda dan Surya, diharapkan Erzaldi selesai dengan cepat.

"Pihak yang bersengketa akan saya panggil, agar jangan lama-lama sengketanya. Karena lahan di sana akan dijadikan fungsi sosialisasi dan ada tugu persahabatan juga," urainya.

Menurutnya, kawasan ini nantinya akan diberikan kebebasan untuk mengelolanya selagi tidak bertentangan dengan peraturan pemerintah. "Silakan yang mau jualan yang halal atau yang haram di kawasan China Town, asalkan sesuai aturan. Begitu juga di Melayu Street, asalkan budaya lokal tetap ditonjolkan," tegasnya.

Selain Pangkalpinang, pemprov juga akan mengembangkan Bangka Barat, khususnya Mentok untuk dijadikan Mentok Herritage Park. Erzaldi menambahkan akan berkoordinasi dengan wali kota dan bupati dalam mendukung Mentok dijadikan herritage park. "Di sana akan ada kombinasi adat Melayu, Tiongkok, dan Eropa," imbuhnya.

Di Mentok, terdapat meja sembahyang (umat Tionghoa) yang sudah berusia 500 tahun, dan kini berada di rumah Mayor. Erzaldi menegaskan hal itu harus dilestarikan. (OL-4)

| Save |



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya