Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KADIN Jawa Timur memberangkatkan 13 armada bus yang berisi pemudik ke berbagai daerah di provinsi ini. Para pemudik tersebut tidak dikenakan biaya apapun (gratis).
Sabtu (24/6) merupakan pemberangkatan gelombang kedua di kawasan Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), setelah sebelumnya pada Jumat (23/6) juga diberangkatkan dari kawasan industri Margomulyo.
Pada tahap pertama telah diberangkatkan 21 armada bus. Sehingga total ada 34 armada bus yang memberangkatkan ribuan pemudik yang mayoritas adalah buruh di Surabaya.
Ketua Umum Kadin Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti, didampingi Ketua Kadin Kota Surabaya Jamhadi, mengibarkan bendera start untuk melepas para pemudik ke kampung halaman masing-masing. "Program mudik gratis ini digelar atas kerja sama dengan Kadin Kota Surabaya dan didukung sejumlah pihak lainnya," ujarnya di Surabaya, Sabtu (24/6).
Menurut La Nyalla, ini merupakan program tahunan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang akan mudik ke kampung halaman. Dengan program ini, ribuan orang tersebut tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pulang ke kampung halamannya.
Selain itu, sambung La Nyalla, dengan program mudik gratis ini, angka kecelakaan lalu-lintas bisa dikurangi. Ribuan orang berangkat bersama-sama, tidak perlu pakai motor sendiri-sendiri. "Ini mengurangi kepadatan di jalan sekaligus menekan angka kecelakaan," ujar La Nyalla dalam siaran persnya.
Sementara itu, Jamhadi menambahkan, selain diberi fasilitas transportasi gratis, program ini juga menyediakan bingkisan bekal bagi para pemudik selama dalam perjalanan. "Semoga program tahunan ini bermanfaat. Kadin Jatim dan Kota Surabaya Insya Allah akan terus menggelar program serupa tahun depan untuk membantu masyarakat," paparnya.
Dia menerangkan, program mudik gratis ini diikuti oleh para tenaga kerja berbagai perusahaan yang ada di Surabaya. "Jadi untuk mudik, mereka tidak perlu keluar ongkos. THR-nya masih lengkap," kelakar Jamhadi. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved