Arus Mudik di Jalur Selatan Jawa Barat Lancar

Bayu Anggoro
24/6/2017 18:45
Arus Mudik di Jalur Selatan Jawa Barat Lancar
(ANTARA/Adeng Bustomi)

ARUS mudik di jalur selatan Jawa Barat pada Sabtu (24/6) relatif lebih lancar dibanding sehari sebelumnya. Laju kendaraan roda dua maupun empat tergolong cepat tanpa hambatan.

Menurut Kepala Pos Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Eric Alam Prabowo, jumlah kendaraan pemudik pada Sabtu ini lebih sedikit dibanding Jumat (23/6), yang merupakan puncak arus mudik. Hingga pukul 15.00 WIB, jumlah kendaraan yang melintasi Nagreg, Kabupaten Bandung mencapai 101.498.

"Kalau kemarin sampai pukul 15.00 hampir 104 ribu," ujar Eric saat dihubungi, Sabtu (24/6). Adapun total kendaraan yang melintas pada Jumat (23/6) mencapai 159 ribu.

Eric menilai, jika melihat situasi saat ini, jumlah kendaraan pemudik pada Sabtu ini tidak akan melampaui hari sebelumnya. "Kemungkinan tidak akan terlampaui, jadi tetap lebih banyak kemarin," katanya.

Sama dengan hari-hari sebelumnya, pada hari ini kendaraan roda dua masih mendominasi dengan jumlah 65%. Sedangkan mobil pribadi mencapai 32%.

"Sisanya bus angkutan serta truk yang mengangkut BBM dan ternak," tuturnya. Menurut Eric, penghitungan jumlah kendaraan dalam kondisi lalu lintas macet sehingga penghitungannya lebih lambat.

Saat ini, penghitungan lebih cepat dilakukan karena mengikuti laju kendaraan yang juga lebih lancar dan cepat. "Kemarin saat macet saja, jumlahnya lebih banyak. Sekarang saat lancar, lajunya lebih cepat, tapi kendaraannya lebih sedikit," ujarnya.

Dia mengatakan, kemacetan saat puncak arus mudik di jalur selatan kemarin akibat aktivitas pasar tradisional di kawasan Limbangan dan Kadungora, Kabupaten Garut. Hal ini mengakibatkan antrean kendaraan yang mengular hingga ke Nagreg dan Rancaekek.

"Di Nagreg itu macetnya bukan karena jalan yang tidak bisa menampung, tapi karena kemacetan di Limbangan, Malangbong, dan Kadungora. Kalau di Limbangan, Kadungora, dan Malangbong lancar, Nagreg juga bisa dipastikan lancar," paparnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya