Kalsel Terus Promosikan Sektor Wisata

Denny Susanto
23/6/2017 21:04
Kalsel Terus Promosikan Sektor Wisata
(Mi/Denny Susanto)

SALAH satu upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui promosi sektor pariwisata. Objek wisata Pasar Terapung dan wisata alam Loksado merupakan sebagian objek wisata andalan Kalsel.

Promosi tentang potensi pariwisata di Kalsel juga dilakukan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Haris Makkie, saat menerima kunjungan kerja Peserta Diklatpim II Provinsi Jawa Timur Angkatan 45 Tahun 2017, beberapa waktu lalu.

"Pemprov Kalsel terus mendorong pengembangan sektor pariwisata guna meningkatkan ekonomi masyarakat. Kita punya banyak potensi wisata yang bisa dijual," tutur Haris saat ditemui di Banjarmasin, Jumat (23/6).

Beberapa objek wisata andalan yang dimiliki Kalsel, seperti pasar terapung, bamboo rafting di Loksado, pusat penjualan batu permata, dan wisata relegius di Martapura, serta beragam kuliner khas Banjar. Wisata seni dan budaya berupa kearifan lokal kehidupan masyarakat Dayak juga merupakan potensi wisata yang bisa dikembangkan.

"Kalsel dan Jawa Timur memiliki hubungan emosional yang erat, baik di bidang ekonomi dan pembangunan, terlebih istrinya Gubernur Jatim merupakan orang Banjar. Kerja sama bidang pariwisata juga sangat memungkinkan," papar Haris.

Dalam kunjungan Peserta Diklatpim II Angkatan 45 Jatim ke Pemprov Kalsel dalam rangka Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) di Provinsi Kalsel. Dalam kesempatan ini, Sekda Kalsel juga memaparkan tentang rencana menjadi tuan rumah PON serta berbagai prestasi yang diraih Pemprov Kalsel selama 2016 kepada peserta Diklatpim.

Sementara, Kepala Badan Diklat Jatim, Akmal Boedianto, menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap Gubernur Kalsel yang telah menerima dan memberikan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan Diklatpim dan menggali pengetahuan di Kalsel.

Menurut Akmal, dalam kegiatan VKN kali ini diikuti oleh 60 orang yang terdiri atas Kejaksaan Agung, BPK, BKKBN, dan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota se Indonesia. Kegiatan VKN ini mengambil lokasi di desa yang berdasarkan indeks desa membangun (IDM) dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi yang ada di 4 kabupaten/kota di Kalsel, yaitu Kabupaten Banjar, Batola, Tanah Laut, dan Tapin. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya