Puluhan Ribu Kendaraan Pemudik Lintasi Nagreg

Bayu Anggoro
23/6/2017 15:17
Puluhan Ribu Kendaraan Pemudik Lintasi Nagreg
(MI/Bayu Anggoro)

PULUHAN ribu kendaraan roda dua, empat, maupun bus pemudik terus melintas jalur selatan Jawa Barat menuju arah timur.

Kendaraan para pemudik itu memadati jalur selatan mulai dari kawasan Cinunuk, Cileunyi, Rancaekek, Cicalengka, Nagreg (Kabupaten Bandung) hingga Limbangan, Kabupaten Garut.

Berdasarkan catatan Posko Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung di Nagreg, hingga Jumat (23/6) pukul 13.00 WIB, tercatat 90.267 kendaraan melintas dari arah Jakarta menuju Tasikmalaya dan Garut. Dari jumlah tersebut, 70% di antaranya menggunakan sepeda motor, lalu 26% kendaraan kecil seperti mobil pribadi dan angkutan umum sejenis elf, serta 4% bus dan truk.

Menurut penanggung jawab Posko Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung di Nagreg Abi Basarah, jumlah kendaraan ini akan terus bertambah hingga Sabtu (24/6). Ia memprediksi puncak arus mudik di jalur selatan akan terjadi hari ini.

"Sepertinya terus bertambah sampai besok siang. Kalau besok siang, sepertinya sudah mulai berkurang," tutur Abi saat ditemui di poskonya.

Abi mengatakan, pemudik yang melintasi jalur selatan ini tidak hanya yang menuju daerah di Jawa Barat seperti Tasikmalaya, Garut, Ciamis, dan Banjar. Mereka merupakan warga yang hendak menuju wilayah Jawa Tengah seperti Purwokerto, Solo, dan Yogyakarta.

Sehingga, lanjutnya, tidak heran jika jumlah kendaraan yang melintasi jalur selatan ini membeludak. Bahkan, menurutnya kepadatan lalu lintas ini mencapai 15 kilometer.

"Kepala kemacetan ada di Limbangan, tapi ekornya sudah sampai Cicalengka," ujarnya. Untuk menanggulanginya, petugas terkait memberlakukan sistem buka tutup di kawasan Limbangan.

Menurutnya, sistem buka tutup ini cukup efektif mengurai kemacetan yang lebih panjang. "One way ini jadi salah satu solusi," katanya.

Peningkatan kendaraan pun terus terlihat pada Gerbang Tol Cileunyi. Dalam setiap jamnya, jumlah kendaraan yang keluar dari gerbang tol ini terus meningkat.

Deputy General Manager Traffic Management Jalan Tol Purbaleunyi Andri Koestiawan mengungkapkan, dalam setiap jamnya kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol Cileunyi mencapai 5.000. Dengan begitu terjadi peningkatan hampir 100%.

Jumlah ini jauh lebih sedikit dibanding kendaraan yang masuk Gerbang Tol Cileunyi. "Yang masuk sekitar 1.500-2.000 kendaraan per jam nya," imbuhnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya