Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo melakukan kunjungan mendadak ke sejumlah tempat di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (21/6). Kunjungan orang nomor satu di Indonesia itu sekaligus juga meninjau pembagian paket sembako di Kecamatan Cicurug dan Kecamatan Cibadak.
Sebelum tiba di Kabupaten Sukabumi, Jokowi berkunjung ke sejumlah tempat di Kota dan Kabupaten Bogor sekalian meninjau progres pembangunan ruas jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi).
Di Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi, Presiden melaksanakan salat zuhur di Masjid Agung setempat. Usai menyapa warga yang mengerumun di halaman masjid agung, Presiden Jokowi melanjutkan perjalanan meninjau pembagian sembako di Terminal Cibadak.
Semula, Presiden Jokowi akan meninjau juga pembagian paket sembako di Lapang Sekarwangi Kelurahan Sekarwangi Kecamatan Cibadak. Namun, rencana itu batal. Kabarnya Presiden Jokowi kembali lagi ke Jakarta seusai menghadiri acara pembagian sembako di Terminal Cibadak.
Lurah Cibadak, Budi Andriana, mengaku kegiatan Presiden di wilayahnya terbilang mendadak. Ia hanya punya waktu sekitar satu hari untuk mempersiapkan berbagai hal.
"Awalnya saya mendapatkan informasi dari Kanit Intel Polsek Cibadak. Kemudian saya langsung koordinasi dulu dengan protokoler kabupaten dan provinsi, tapi ternyata mereka tidak mengetahui (rencana kedatangan Presiden Jokowi)," terang Budi di sela-sela pembagian paket sembako di Lapang Sekarwangi.
Untuk memastikan acara berjalan lancar, Budi mengaku, tadi pagi bertemu dengan perwakilan Sekretariat Negara di kantor Kecamatan Cibadak. Agendanya, Presiden Jokowi juga turut membagi-bagikan paket sembako untuk sekitar 3.000 warga.
"Orang dari Setneg itu memastikan jika Presiden Jokowi jadi menghadiri acara dan akan memberikan sembako. Orang dari setneg itu menyerahkan tanda terima kupon sebanyak 3.000 lembar," bebernya.
Di Kelurahan Cibadak terdapat 29 rukun warga dan 124 rukun tetangga. Satu RW dialokasikan mendapatkan sebanyak 80 lembar kupon.
"Waktunya memang sangat mepet. Kami harus membagikan kupon sebanyak 3.000 lembar dengan acara Presiden dimajukan jadi pukul 12.00 WIB. Awalnya dijadwalkan pukul 15.00 WIB. Namun, saya bersama jajaran mengerjakannya dengan niat membantu masyarakat," terangnya.
Papat, 55, warga Kampung/Kelurahan Sekarwangi Kecamatan Cibadak, mengaku gembira bisa mendapatkan paket sembako dari Presiden Jokowi. Namun, ia mengaku sedikit kecewa karena tidak bisa bertemu langsung dengan Presiden Jokowi.
"Alhamdulillah, saya dapat paket sembako," kata Papat. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved