Dedi Mulyadi tidak Yakin 7 Juta Warga Jabar Tolak Pancasila

Reza Sunarya
19/6/2017 20:08
Dedi Mulyadi tidak Yakin 7 Juta Warga Jabar Tolak Pancasila
(Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. MI/Reza Sunarya)

BUPATI Purwakarta Dedi Mulyadi menanggapi dingin adanya pernyataan yang menyebut bahwa jutaan warga Jawa Barat tidak suka, bahkan menolak Pancasila sebagai dasar negara. Ia pun menyebut anggapan tersebut sebagai upaya untuk mendiskreditkan warga Jabar.

"Saya dengan tegas menolak informasi yang menyebutkan bahwa sebanyak 7 juta warga Jawa Barat itu menolak Pancasila. Kalau itu hasil survei, sample-nya dari mana? Saya kira pernyataan ini malah cenderung membangun stigma negatif untuk warga Jawa Barat," kata Dedi Mulyadi di Purwakarta, Senin (19/6).

Berdasarkan hasil pengamatan dirinya berkeliling Jabar dalam beberapa tahun terakhir selama menjabat bupati, Dedi bahkan menemukan suasana toleransi antarwarga. Tipikal masyarakat toleran, imbuh dia, tidak mungkin menolak Pancasila dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

"Saya sangat percaya kalau masyarakat Jawa Barat mendukung Pancasila, menerimanya sebagai dasar negara dan pedoman. Buktinya, masyarakat Jawa Barat itu punya sikap toleransi yang tinggi," katanya menambahkan.

Meskipun fakta di lapangan telah membuktikan ada beberapa kasus intoleransi di beberapa daerah, tetapi ia meyakini bahwa fenomena tersebut tidak lantas menjadikan warga Jabar menolak Pancasila. Sebab, katanya, ada variabel di luar kultur Jabar yang menjadikan sikap intoleransi tersebut terjadi.

"Masyarakat Jawa Barat itu didominasi oleh silent majority, mereka lebih banyak diam saat mendapat berbagai tekanan. Inilah saking tolerannya mereka, kalau pun ada beberapa kasus intoleransi, itu kan pendatang saja yang memulai, orang Sunda itu Pancasilais,” tegasnya.

Dalam rangka mengonfirmasi kebenaran pernyataan jutaan warga Jabar menolak Pancasila, Dedi mengaku sudah meminta Institut Pancasila yang ia asuh untuk melakukan survei di 5.962 desa di Provinsi Jabar.

"Sehabis Lebaran kita survei deh, biar datanya valid dan semua orang mengetahui bahwa orang Jawa Barat itu Pancasilais,” pungkasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya