Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan 842 personel dalam arus mudik dan balik lebaran tahun ini. Hal ini untuk mengantisipasi adanya gangguan sarana dan prasarana.
"Kami menyiagakan petugas tambahan di petugas jalur lintas (PJL) ekstra, (petugas) pemeriksa jalur ekstra, jadi reguler kita tambahkan sama petugas daerah pemantauan khusus," ujar EVP of Passenger Transport Marketing and Sales KAI Ririn Widi Astutik dalam Forum Diskusi Denpasar 12 edisi ke-185, secara virtual, Rabu, (27/3). .
Ririn juga telah berkoordinasi dengan aparat TNI-Polri ihwal daerah rawan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mencatat sembilan ribu lebih personel disiagakan di lokasi tersebut.
Baca juga : Mahfud MD: Kesiapan KAI Sambut Arus Mudik sudah Baik
"Total petugas keamanan dari internal dan eksternal mencapai 9.689 personel," jelasnya.
Disamping itu, PT KAI telah melakukan inspeksi jalur kereta dari Daerah operasi (Daop) 1 hingga Daop 9. Khususnya di daerah rawan terjadinya bencana alam.
"Inspeksi ini lebih menekankan daerah-daerah rawan, upaya penguatan. Mengingat beberapa lintas di KAI yang dikategorikan rawan dengan alam," bebernya. (Z-8)
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Satlantas Polresta Cirebon memprediksi puncak arus balik gelombang kedua di jalur Pantura Cirebon terjadi H+6 dan H+7 Lebaran.
Sejumlah pemudik arus balik memilih pulang ke arah Jakarta pada 25 Maret 2026 atau H+3 Lebaran Idul Fitri untuk menghindari kemacetan
Polda Metro Jaya memberikan peringatan keras kepada masyarakat yang berencana melakukan mudik Lebaran 2026 menggunakan sepeda motor.
PENGAMAT transportasi Haris Muhammadun meminta pemerintah mulai menerapkan larangan penggunaan sepeda motor untuk perjalanan mudik Lebaran 2026.
Jumlah barang bawaan yang dibawa pengendara sepeda motor dalam perjalanan mudik penting untuk diperhatikan, karena akan menjadi pondasi utama keselamatan berkendara.
Sekitar 1.800 sepeda motor akan diangkut menggunakan 4-6 truk towing dari Brebes ke Semarang, Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved