Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemudik yang melintasi Cianjur untuk menuju daerah selatan Jawa Barat atau Jawa Tengah mulai mengalami peningkatan pada H-4 lebaran. Kendaraan roda empat dari Jabodetabek mendominasi kepadatan lalu lintas di wilayah tersebut.
“Memasuki hari ke empat menjelang lebaran, arus kendaraan pemudik dengan tujuan daerah selatan mulai ramai namun masih lancar,” Kapolres Cianjur Aszhari Kurniawan.
Ia memprediksi puncak arus mudik di jalur tersebut akan terjadi pada H-2 lebaran.
Baca juga: Korlantas Terapkan Contra Flow di Tol Jakarta-Cikampek sampai Siang Ini
Guna mengantisipasi hal itu, Aszhari sudah menyiagakan jajarannya di dua pos pengamanan di jalur selatan. Beberapa polsek di sepanjang jalur tersebut juga disulap menjadi tempat peristirahatan.
Dengan demikian, diharapkan para pemudik yang melintas bisa terus merasa aman dan nyaman.
Baca juga: Pemudik Mulai Padati Pelabuhan Bakauheni
Ia juga mengimbau kepada para pemudik dan pengguna jalan untuk tetap siaga dan waspada karena sebagian besar jalur menuju selatan rawan terjadi bencana alam seperti longsor, pergerakan tanah, serta banjir ketika hujan turun deras. (Ant/Z-11)
Sejumlah pemudik mulai melintasi jalur selatan dan jalur tengah Jawa Tengah pada H-7 Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu pagi, meskipun volume kendaraan yang melintas masih lengang.
Pada H+1 hingga H+5 Lebaran tercatat 234.454 unit kendaraan melintas.
Pemudik diingatkan untuk tetap waspada, khususnya di malam hari, karena banyak jalan dalam kondisi gelap dan kurang penerangan jalan umum (PJU) di beberapa titik.
EMPAT hari menjelang hari raya Lebaran 2024, jalur mudik di kawasan selatan Jawa Barat mulai dipadati kendaraan pemudik hingga sistem one way diterapkan.
Empat jalur kereta api dialihkan ke selatan karena jalur rel terendam banjir dengan ketinggian 10 centimeter.
Intensitas hujan tinggi sudah terjadi di wilayahnya. Untuk itu, pihaknya melakukan monitoring di wilayah rawan bencana tanah longsor, banjir dan pergerakan tanah.
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved