Polisi Tetapkan 14 Tersangka Ricuh Angkot dan Ojek Daring di Tangerang

Sumantri
15/3/2017 17:30
Polisi Tetapkan 14 Tersangka Ricuh Angkot dan Ojek Daring di Tangerang
(ANTARA FOTO/Lucky R)

SETELAH memeriksa intensif terhadap 18 orang yang diduga terlibat kericuhan antara sopir angkutan kota dan ojek daring di Kota Tangerang, petugas Polres Metro Tangerang menetapkan 14 tersangka.

Ke-14 orang tersangka itu mayoritas sopir angkot, seperti, REU, MC, PP, JS, YS, PA, MT, EH dan DT. Mereka diduga merusak mobil dan fasilitas lainnya ketika terjadi kericuhan. Sedangkan lima orang lainya, yaitu RA, NB, IS, JL dan AN, diduga akan melakukan balas dendam kepada awak ojek online dengan membawa senjata tajam.

"Sampai saat ini kami sudah menetapkan 14 orang tersangka. Sedangkan empat orang lain yang kami amankan pada saat sama (Kamis, 9/3) dipulangkan karena tidak terbukti melakukan tindak pidana," kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, Ajun Komisaris Besar, Arlon Sitinjak, Rabu (15/3).

Mereka, kata Kasat, diamankan saat keliling menggunakan kendaraan roda empat di wilayah Kelapa Dua, Kota Tangerang Selatan dan Karawaci Kota Tangerang untuk balas dendam terhadap anggota ojek berbasis online.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang, Komisaris Besar Harry Kurniawan mengatakan, untuk menunjukkan Kota Tangerang benar-benar kondusif, akhir pekan kemarin pihaknya bersama TNI, Pemkot Tangerang, sopir angkot dan ojek online melakukan konvoi keliling Kota Tangerang.

"Kegiatan ini untuk membutikan bahwa situasi Tangerang sudah benar-benar aman. Sehingga semuanya bisa kembali beraktivitas seperti biasa," kata Kapolres.

Namun demikian, kata dia, apabila masih ada oknum-oknum yang memprovokasi atau memancin terjadinya kericuhan, pihaknya tidak akan segan-segan untuk bertinda tegas.

Berdasarkan pemantauan di beberapa titik di ruas jalan di Kota Tangerang, Rabu (15/3) memang sudah kondusif. Para sopir angkot dan ojek online sudah mulai beraktivitas seperti biasanya.

"Mudah-mudahan tetap kondusif. Supaya bisa sama-sama tenang dalam mencari nafkah," kata Musa, pengojek daring yang tinggal di kawasan Karawaci, Kota Tangerang. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya