Wakapolri Perintahkan Tembak Begal di Tempat

01/3/2015 00:00
Wakapolri Perintahkan Tembak Begal di Tempat
Wakapolri Komjen Pol. Badrodin Haiti(ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)

WAKAPOLRI Komisaris Jenderal Badrodin Haiti menyatakan polisi bisa menembak begal tanpa perlu diperintah. Tindakan itu dilakukan jika situasinya mendesak.

"Misalnya, kalau (begal) ancam jiwa orang lain atau petugas. Tembak, kan tergantung situasi," ujarnya kepada Media Indonesia. kemarin.

Dalam menanggapi begal yang marak belakangan ini, Badrodin mengatakan kepolisian sudah melakukan pengamanan dengan dua pola, yakni preventif dan preemtif.

Preventif dengan patroli rutin seperti Operasi Cipta Kondisi dan razia. Preemtif melalui imbauan kepada masyarakat.

"Mari kerja sama untuk melakukan pengamanan lingkungan masing-masing. Waspada kalau lewat jalan-jalan yang sepi. Masyarakat juga jangan main hakim sendiri, percayakan kepada polisi," kata Badrodin.

Masyarakat juga diharapkan bisa membina anak-anak mereka karena ketika berkunjung ke Depok kemarin Badrodin menemukan fakta bahwa yang pelaku begal masih duduk di bangku SMA.

Badrodin mengatakan ia bertemu tiga begal yang ditahan di Polsek Sukmajaya, Depok.

Dari pengakuan mereka, aksi pembegalan sudah dua kali dilakukan. Mereka membegal juga karena diajak oleh dua orang yang lebih tua usianya dan saat ini masih buron.

"Itu kenapa bisa jadi begal, ya karena nongkrong, salah pergaulan," kata Badrodin.

Kapolres Depok Komisaris Besar Ahmad Subarkah mengatakan, pihaknya tak pernah berhenti menumpas aksi kejahatan jalanan dan premanisme untuk memberi rasa nyaman kepada masyarakat.

Kriminolog UI Iqrak Sulhin mengatakan pembegalan sepeda motor yang marak akhir-akhir ini dilakukan oleh penjahat yang sudah berkali-kali beraksi.

Pembegalan dilakukan karena kejahatan tersebut sudah menjadi spesialisasi berkat pembelajaran dari aksi sebelumnya. Bahkan, tambah Iqrak, begal seolah-olah sudah menjadi karier.

Di kawasan Desa Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, kemarin, seorang begal dilaporkan tewas setelah dihakimi massa . Nyawa begal tidak terselamatkan setelah tubuhnya dihujani pukulan benda-benda tumpul oleh massa yang emosi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya