Minim Saksi, Polisi Sulit Ungkap Pembunuh Mahasiswi Esa Unggul

Deny Irwanto/MTVN
26/1/2017 12:48
Minim Saksi, Polisi Sulit Ungkap Pembunuh Mahasiswi Esa Unggul
(Ilustrasi)

POLISI belum berhasil menangkap pelaku yang merampok disertai pembunuhan mahasiswi Universitas Esa Unggul, Jakarta, Tri Ani Yani Puspo Arum.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan mengakui minimnya saksi menjadi kendala dalam pengungkapan kasus tersebut. "Pertama kendala minimnya saksi. Saksi sudah delapan orang diperiksa, temannya, keluarga terdekatnya, termasuk kos-kosan di situ, kita mintai keterangan," kata Hendy di Mapolda Metro Jaya, Kamis (26/1).

Hendy menjelaskan, dari keterangan sejumlah saksi tersebut belum memberikan titik terang siapa pelaku perampokan dan pembunuh Arum. Namun, imbuh Hendy, penyidik sudah mendapat gambaran dari keterangan tetangga korban yang merupakan warga negara asing. Saksi tersebut, ungkap Hendy, sempat melihat Arum berbicara dengan seorang laki-laki pada pagi hari sebelum ditemukan meninggal di dalam kamar.

"Pagi hari dia hanya melihat korban di depan pintu sedang ngobrol dengan laki-laki. Nah kita cocokkan ciri-ciri laki-laki itu ternyata bukan pacarnya. Apakah sama modusnya menawarkan barang dan sebagainya masih kita dalami, kita minim saksi, kita masih analisa terus," jelas Hendy.

Tri Ani Yani Puspo Arum ditemukan tewas di kamar indekosnya di Jalan H Asmat, Ujung, Perumahan Kebon Jeruk Baru, Jakarta Barat, 9 Januari 2017. Arum diduga tewas dengan dua luka tusuk di leher. Barang berharga miliknya, seperti laptop dan telepon genggam juga raib.(OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya