Elektabilitas Turun, Tim Kampanye Agus-Sylvi Jadikan Bahan Evaluasi

Al Abrar
23/1/2017 09:23
Elektabilitas Turun, Tim Kampanye Agus-Sylvi Jadikan Bahan Evaluasi
(ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

PASCADEBAT kandidat calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta elektabilitas pasangan Agus Harimurti-Sylviana Murni anjlok, menurut survei Populi Center.

Menanggapi hal itu, juru bicara pasangan calon nomor urut 1 Rizky Aljupri mengatakan akan menjadikan hal itu sebagai bahan evaluasi.

"Kita hargai kinerja lembaga survei Populi Center, ini jadi bahan masukan dan evaluasi. Kita jadi tahu di mana harus improve dan kerja keras," kata Rizky di kantor Populi Center, Jakarta, Minggu (22/1).

Rizky mengatakan tim kampanye Agus-Sylvi akan melakukan beberapa hal untuk memperbaikinya. Setidaknya ada tiga hal akan difokuskan oleh pihaknya.

"Pertama kita fokus gerilya politik ke seluruh pelosok DKI Jakarta. Kita akan turun langsung ke lapangan menemui masyarakat yang ada di DKI Jakarta," ujar rizky.

Kedua, pasangan Agus-Sylvi akan memaparkan program yang ditawarkan dengan lebih jelas lagi. Sehingga masyarakat lebih paham dengan apa yang akan diberikan Agus-Sylvi apabila terpilih menjadi Gubernur DKI.

"Kami akan lebih memastikan lagi bahwa Mas Agus dan Mpok Sylvi bisa sampaikan pesan ke masyarakat," ujarnya.

Seperti diketahui, hasil survei pascadebat tingkat eletabiltas pasangan calon pun beragam, ada yang naik dan ada yang turun. Pada survei yang dilakukan Populi Center sebelum debat, elektabilitas pasangan nomor urut 1 sebesar 32,3%, pasca debat hanya 25,0%.

Sementara, elektabilitas paslon nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, naik. Dari sebelum debat sebesar 34,2%, usai debat menjadi 36,7%.

Sementara itu, Paslon nomor urut 3, Anies Baswedan-Sandiaga Uno juga mengalami kenaikan elektabilitas pasca debat. Dari sebelumnya hanya 25,0% sebelum debat, menjadi 28,5% pasca debat. (MTVN/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya