Ahok-Djarot Dianggap Paling Tahu Permasalahan

Nuriman Jayabuana
19/1/2017 18:43
Ahok-Djarot Dianggap Paling Tahu Permasalahan
(MI/ROMMY PUJIANTO)

SELAIN melakukan survei elektabilitas antarpasangan calon, lembaga survei Poltracking Indonesia mengukur penilaian publik terhadap kemampuan kandidat dalam debat Pilgub DKI.

Hasilnya, publik menilai pasangan petahana Ahok-Djarot sebagai kandidat yang paling menguasai permasalahan dan mampu mengemukakan program yang lebih baik. Kandidat lainnya, Anies-Sandiaga dianggap lebih baik dalam kemampuan berkomunikasi.

"Pemilih di dalam sampel setuju debat sangat berpengaruh dalam pemilihan," ujar Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (19/1).

Survei Poltracking menunjukkan sebanyak 40,97% responden menganggap Ahok-Djarot paling mengerti permasalahan ibukota. Angka itu mengungguli pasangan Agus-Silvi dengan perolehan 20,92%, dan Anies-Sandiaga dengan 18,34%.

Keunggulan dalam debat tersebut berimplikasi secara paralel dengan kenaikan elektabilitas. Survei Poltracking menyebut seluruh kandidat memegang tingkat keterpilihan yang relatif berimbang.

Ektabilitas Agus-Sylvi masih mengungguli kandidat lain dengan 30,25%. Ahok-Djarot menyusul pada urutan kedua dengan tingkat keterpilihan sebesar 28,88%, dan Anies-Sandi di posisi 28,63%.

"Kalau melihat trennya, semua pasangan mengalami kenaikan elektabilitas. Tapi tren kenaikan Agus Silvi sudah melambat. Ahok-Djarot dan Anies-Sandi meningkat signifikan,” ujar Hanta.

Hanta membandingkan dengan hasil survei Poltracking edisi sebelumnya di November. Menurutnya, saat itu pasangan Agus Silvi cukup jauh mengungguli kandidat lain.

"Sekarang efek kejut kemunculan Agus dalam arena pilgub sudah tidak lagi tergambar. Data kami menunjukan, pemilih sudah mendalami kualitas. Pengaruh kasus hukum Ahok tidak lagi berdampak signifikan terhadap penurunan elektabilitas," ujar Hanta. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya