Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
ELEKTABILITAS pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno meroket, menurut hasil survei Political Marketing (Polmark) Indonesia.
Survei Polmark sebulan sebelum pencoblosan menunjukkan Anies-Sandi mengungguli pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saeful Hidayat dan sesama penantang Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.
Survei dilakukan pada 6-12 Januari 2017 dengan metode multistage random sampling terhadap 1.200 responden asal DKI Jakarta. Proses survei dilakukan dangan metode wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Margin of error dalam survei sekitar 2,9% dengan tingkat kepercayaan mencapai 95%.
Hasil survei menunjukkan Anies-Sandi dipilih sebanyak 25,3% responden, sedangkan Agus-Sylvi dipilih 23,9% responden dan Ahok Djarot 20,4% responden. Sebanyak 23% merahasiakan pilihannya dan 7,4% tidak menjawab.
"Yang merahasiakan itu kita bedah lagi dengan pertanyaan yang lebih halus. Hasilnya, Anies-Sandi tetap unggul. Sebanyak 6,4% responden memilih Anies-Sandi, Agus-Sylvi 6% dan Ahok-Djarot 4,2%. Sisanya tetap tidak menjawab," ujar CEO PolMark Indonesia Eep Saefulloh Fattah saat memaparkan hasil survei di Hotel Akmani, Jakarta, Kamis (19/1).
Survei Polmark juga merekam pemahaman warga DKI Jakarta terkait kasus penistaan agama yang membelit Ahok. Sebanyak 94,2% mengaku mengetahui kasus tersebut dan sebanyak 72,1% di antaranya menganggap Ahok menistakan agama.
"Meskipun tingkat kepuasan terhadap petahana tinggi, namun banyak yang tidak mau memilih Basuki. Ini menunjukkan bahwa pilihan publik bukan karena kebijakan tapi pada sesuatu yang dilakukan. Yang bersangkutan dianggap tidak punya kelayakan memimpin," ujarnya.
Berkaca pada hasil survei, Eep meyakini, Pilgub DKI Jakarta akan berlangsung dua putaran. Ahok-Djarot pun ia prediksi bakal tersisih di putaran pertama. "Kalau trennya masih seperti ini, petahana bakal tersisih," imbuhnya. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved