Kasus Penyakit Seksual Remaja Jakarta Meningkat, DPRD DKI Dorong Edukasi di Sekolah

Media Indonesia
17/4/2026 22:14
Kasus Penyakit Seksual Remaja Jakarta Meningkat, DPRD DKI Dorong Edukasi di Sekolah
Ilustrasi.(freepik)

KOMISI E DPRD DKI Jakarta memberikan perhatian serius terhadap ancaman penyakit menular seksual (PMS) yang kini menyasar kelompok remaja di Ibu Kota. Hal ini mencuat setelah adanya temuan lapangan yang menunjukkan tingginya angka infeksi di kalangan generasi muda.

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, M. Subki, menegaskan bahwa kondisi kesehatan reproduksi remaja harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, masa depan Jakarta sangat bergantung pada kualitas dan kesehatan generasi mudanya saat ini.

Fakta Mengkhawatirkan: Berdasarkan pemeriksaan lapangan oleh Yayasan Nurani Hati Peduli terhadap 20 orang remaja, ditemukan 19 di antaranya telah terinfeksi penyakit menular seksual.

“Ini menjadi perhatian kita, karena masa depan berada di tangan generasi muda. Kami akan menindaklanjuti hasil audiensi ini melalui langkah konkret lintas perangkat daerah,” ujar Subki di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Dorong Edukasi di Sekolah

Sebagai langkah antisipasi, Subki mendorong Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk segera mengintegrasikan edukasi kesehatan reproduksi ke dalam lingkungan sekolah. Langkah ini dinilai krusial agar siswa memahami risiko dan cara pencegahan sejak dini.

Konselor dari Yayasan Nurani Hati Peduli, Dian Hariani Salamena, mengungkapkan bahwa PMS seringkali menjadi pintu masuk bagi penularan HIV/AIDS. Ironisnya, banyak remaja yang tidak menyadari bahwa mereka telah terinfeksi.

Data Kasus HIV/AIDS Jakarta

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam audiensi tersebut, tren penularan pada usia muda menunjukkan angka yang signifikan:

Kategori Data Jumlah / Keterangan
Total Kasus HIV/AIDS Jakarta (2024) 37.581 orang
Dominasi Usia 25–49 tahun & 15–24 tahun (Remaja)
Kasus Baru Remaja (Hingga Maret 2025) 439 kasus

“Melihat kondisi demikian, sangat perlu penguatan edukasi dan pencegahan sejak dini untuk menekan risiko yang lebih luas,” pungkas Dian.

DPRD DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mengawal isu ini agar instansi terkait, seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, dapat bersinergi dalam menekan angka penularan penyakit seksual di kalangan pelajar dan remaja. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya