Satu Keluarga Tewas Terbakar Diduga akibat Korsleting Sepeda Listrik

Irvan Sihombing
17/4/2026 14:42
Satu Keluarga Tewas Terbakar Diduga akibat Korsleting Sepeda Listrik
Petugas mengevakuasi jenazah korban kebakaran rumah di Jalan Rambutan Timur VI, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (17/4/2026).(Antara/Risky Syukur)

SATU keluarga ditemukan meninggal dunia setelah rumah tinggal mereka di Grogol Petamburan hangus terbakar akibat ledakan kabel pada tiang listrik di depan rumah. Petugas pemadam kebakaran sempat mengalami kesulitan saat proses evakuasi karena akses masuk yang terkunci rapat dan teralis besi yang menghalangi upaya penyelamatan.

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan Ajun Komisaris Alexander Tengbunan mengatakan pihaknya menerima informasi dari petugas pemadam bahwa terdapat sepeda listrik yang sedang di-charge saat kejadian.

"Informasi yang kami dapat dari petugas, itu di dalam (rumah), itu ada sepeda listrik yang sedang di-charge," kata Alexander di Jakarta, Jumat.

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan hubungan langsung antara pengisian daya sepeda listrik tersebut dengan kebakaran yang menewaskan satu keluarga itu.

Untuk memastikan penyebab pasti, tim dari Pusat Laboratorium Forensik Polri akan melakukan penyelidikan lanjutan di lokasi kejadian.

"Nah, untuk memastikan itu, kita sudah melakukan olah TKP, sudah dipasang police line. Sore, petugas dari Labfor dari Bogor akan menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan secara saintifik," ujar Alexander.

Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran diduga bermula dari percikan dan ledakan kabel listrik di luar rumah korban. Saksi mengaku mendengar suara seperti ledakan sebelum api mulai membesar.

"Saksi mendengar adanya percikan yang seperti ledakan. Ketika keluar dari rumah, kabel listriknya meledak, lalu segera menghubungi pihak berwajib," ucapnya.

Api dengan cepat merambat ke dalam rumah saat petugas pemadam tiba di lokasi.

Sementara itu, Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat Abdul Syukur menyebutkan kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik pada tiang listrik di depan rumah korban.

"Yang terbakar rumah tinggal. Api diduga dari korsleting listrik di tiang listrik dan langsung masuk ke rumah," kata Abdul.

Petugas mengalami kesulitan saat proses pemadaman karena rumah dalam kondisi tergembok dari dalam dan dilengkapi teralis besi, sehingga harus dijebol paksa untuk masuk.

"Kesulitannya, karena rumah itu digembok. Kita jebol paksa akhirnya untuk masuk ke rumah tersebut," ujarnya.

Setelah api berhasil dipadamkan, seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya