Kenapa Mikrotrans Belum Elektrifikasi? Ini Penjelasan TransJakarta 

Media Indonesia
15/4/2026 22:16
Kenapa Mikrotrans Belum Elektrifikasi? Ini Penjelasan TransJakarta 
Pramudi angkutan umum perkotaan Mikrotrans menunggu calon penumpang di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Selasa (6/1/2026).(ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa.)

ELEKTRIFIKASI terhadap mikrotrans tengah dikaji oleh TransJakarta. Namun, ada sejumlah tantangan sebelum hal itu diterapkan antara lain kapasitas baterai dan operasional harian. Spesialis Utama Transformasi dan Manajemen Perubahan TransJakarta Gatot Indra Koswara menyampaikan hal itu.

Ia menjelaskan perbedaan bus listrik besar dengan elektrifikasi terhadap bus kecil seperti armada Mikrotrans.
  
"Untuk bus besar berukuran 13 hingga 18 meter, armada tersebut sudah siap secara teknis dan TransJakarta sudah memiliki data-data implementasi bus listrik selama empat tahun," terang dia.

Data-data itu, mencangkup performa, baterai dan capaian kilometer. Namun untuk bus berukuran medium dan Mikrotrans Transjakarta masih mencari cara agar hal itu bisa direalisasikan.

"Sehingga bisa dirasakan layanannya di masyarakat," kata Gatot.

Transjakarta, kata dia, masih mempertimbangkan penerapan elektrifikasi mikrotrans akan menyeluruh atau bertahap.

Selain itu, infrastruktur juga menjadi hal yang perlu dipikirkan. Rencana pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sejumlah terminal oleh Dishub dapat mendukung elektrifikasi mikrotrans.
  
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan operasional 10.000 unit bus listrik untuk armada TransJakarta pada 2030. Saat ini, total bus listrik TransJakarta yang telah beroperasi mencapai sekitar 500 unit. (Ant/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya