Jakarta Kota Teraman tapi Masih Ada Begal, Polda Metro Buka Suara

Vania Liu Trixie
10/4/2026 16:47
Jakarta Kota Teraman tapi Masih Ada Begal, Polda Metro Buka Suara
ilustrasi.(MI)

POLDA Metro Jaya menegaskan bahwa menjaga Jakarta merupakan tanggung jawab seluruh warga, bukan hanya aparat tertentu. Hal ini disampaikannya dalam menanggapi perihal masih ditemukannya aksi begal di kawasan Gambir usai Jakarta disebut menjadi kota teraman kedua di ASEAN.

“Kita jangan melihat salah satu profesi dari seseorang. Sebagai masyarakat, semuanya perlu menjaga Jakarta,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto di Polda Metro Jaya, Jumat (10/4).

Ia menekankan bahwa tindak kejahatan dapat terjadi kepada siapa saja tanpa memandang profesi. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan generalisasi terhadap suatu pekerjaan dalam melihat kasus kriminalitas.

Polda Metro Jaya memastikan akan terus melakukan upaya penegakan hukum guna menjaga keamanan di wilayah ibu kota. Selain itu, Budi menyebut pihaknya akan mengungkap pelaku dari aksi begal yang menimpa seorang Damkar tersebut.

“Kami berempati dan Polda Metro Jaya akan fokus untuk mengungkap pelaku,” tegasnya.

Sebelumnya, Jakarta menjadi kota teraman nomor dua di kawasan ASEAN berdasarkan survei Safety Index by Global Residence Index 2026. Meskipun begitu, kota metropolitan ini kembali menjadi sorotan karena masih ditemukannya aksi begal di Gambir, Jakarta pusat yang menimpa seorang Damkar pada beberapa waktu lalu.

Korban yang diketahui bernama Bimo Margo Hutomo, mengalami luka parah setelah dihajar menggunakan batu oleh para pelaku. Selain menderita luka fisik, korban juga kehilangan sepeda motor dan ponsel yang dibawa kabur oleh komplotan begal tersebut. (MGN/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya