Zahro Express Minim Pintu Darurat

Ilham Wibowo
01/1/2017 17:50
Zahro Express Minim Pintu Darurat
(ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

SEBAGIAN besar penumpang Kapal Zahro Express tujuan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu tidak bisa menyelamatkan diri saat kapal itu terbakar di perjalanan. Penyebabnya, kapal minim pintu evakuasi.

Saksi mata yang ikut menjadi korban luka-luka bernama Wisnu menceritakan saat peristiwa terjadi. Dia menyebut lantai bawah kapal pengangkut wisatawan ini hanya memiliki lubang jendela kecil. Selain itu, kapal juga hanya memiliki satu lubang untuk jalur masuk dan keluar penumpang.

"Sumber api itu ada di dekat pintu keluar kapal. Banyak yang terobos pas api masih kecil," kata Wisnu di RS Atmajaya, Pluit, Jakarta Utara, Minggu (1/1)

Wisnu berlayar bersama 50 rekan kerjanya di sebuah perusahaan di Bogor. Sebagian rekan Wisnu terjebak lantaran sulit untuk menemukan jalur evaluasi.

"Saya duduk di lantai atas, di bawah masih banyak rekan saya yang ikut terjebak," ujarnya.

Suasana saat terjadi peristiwa ini dikatakan Wisnu amat mencekam. Seluruh penumpang panik ingin menyelamatkan diri masing-masing.

"Keluar kapal itu harus melewati sumber api yang membakar pintu keluar. Semua turun ke laut, begitu ada api langsung melompat. saya juga lompat. Semua panik," kata Wisnu.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di perairan Jakarta. Kebakaran Kapal Zahro Express yang memiliki daya tampung hingga 200 orang ini sudah memakan korban tewas sebanyak 23 jiwa dan 190-an lain luka-luka. Selain itu 17 orang masih diyatakan hilang. (MTVN/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya