Prakonstruksi Proyek LRT Sudah 95%

Yanurisa Ananta
08/12/2016 19:15
Prakonstruksi Proyek LRT Sudah 95%
(ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

PENGERJAAN prakonstruksi proyek kereta api ringan atau light rail transit (LRT) oleh PT Jakarta Propertindo (JakPro) di koridor 1 (fase 1) sudah mencapai 95%. Koridor 1 tersebut membentang 5,8 km dari Kelapa Gading, Jakarta Utara hingga Velodrome, Jakarta Timur.

Prakonstruksi tersebut meliputi penebangan pohon, pengupasan jalur hijau, pemindahan tiang listrik, menata penerangan jalan dan pemasangan pagar.

"Untuk pengerjaan prakonstruksi sekarang sudah 95%. Minggu depan selesai. Setelah itu kita akan masuk ke tahap konstruksi utama," kata Direktur Proyek LRT Jakarta Alan Tandiono, Kamis (8/12).

Sebelum memasuki konstruksi utama, JakPro harus menunjuk langsung perusahaan kontraktor yang kini sedang melakukan beauty contest. Alan menyebut, minggu depan perusahaan kontraktor akan diumumkan.

"Kita sekarang baru melakukan proses penunjukan (kontraktor). Sebelumnya kita sudah lajukan beauty contest yang dilakukan oleh konsultan internasional, Mott MacDonald, untuk menentukan kontraktor mana yang terbaik," tandas Alan.

Alan menjabarkan, mulanya ada 9 kontraktor BUMN yang diundang untuk membuat proposal dalam rangka prequalification (PQ). Namun, hanya 6 kontraktor yang menyerahkan proposal. Dari 6 kontraktor dipilih menjadi 3 terbaik untuk kemudian dipilih satu kontraktor.

Penunjukan kontraktor utama akan disusul dengan pengerjaan konstruksi utama, yakni menancapkan tiang pancang. "Setelah itu, 3 perusahaan itu akan masuk proses evaluasi ketat sesuai dengan peraturan baru di Peraturan Pemerintah No 54 Tahun 2016," kata Alan.

Anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Bidang Perkeretaapian Aditya Dwi Laksana berpendapat jika LRT ingin berjalan dengan efektif, sejak awal harus dilakukan studi kelayakan dan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) dengan matang.

Risiko yang mungkin terjadi jangan sampai nanti membebankan kepada masyarakat melalui pengenaan tarif LRT yang tinggi. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya