Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Sekitar 250 sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP) telah mengikuti tes urine di posko kesehatan mudik Lebaran 2025 di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Selasa. Kegiatan itu dilakukan demi memastikan kondisi kesehatan sopir bus angkutan Lebaran yang melayani arus mudik dan arus balik.
"Supaya dipastikan pengemudi itu dalam kondisi sehat, terus tidak terpapar narkoba. Karena pengemudi itu kan sangat berbahaya sekali apabila dia sakit atau dia terpapar narkoba, kan bisa membahayakan keselamatan dari penumpang yang diangkut gitu ya," ujar Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen.
Jika hasil cek urine ada yang positif, maka sopir dilarang mengemudikan bus.
"Jika ada terindikasi itu, dia tidak diperbolehkan untuk membawa penumpang. Kalau dia mungkin positif narkoba, akan ditindaklanjuti oleh BNN. Sejauh ini belum ada yang positif," pungkas Revi.
Revi Zulkarnaen mengatakan tes urine dilakukan rutin sejak posko kesehatan dibuka pada 21 Maret 2025 dan akan berlangsung hingga 11 April 2025. "Rata-rata per harinya untuk pengemudi atau sopir bus, itu lebih kurang 50 orang," kata Revi.
Selain tes urine, para sopir juga menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, gula darah, malaria, alkohol hingga malaria dan lain-lain.
"Jadi posko kesehatan di sini melibatkan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Sudin Kesehatan Jakbar, Puskesmas serta dibantu dari BNN Provinsi DKI dan lainnya. Itu melakukan pemeriksaan tes urin dan kesehatan pengemudi. Selain itu kita juga dibantu dari Polda Metro," ucap Revi. (Ant/E-3)
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mencatat sejumlah pencapaian sektor aviasi selama periode angkutan Lebaran 13-29 Maret 2026.
PGN menilai kendaraan berbasis CNG menjadi alternatif energi yang lebih bersih, efisien, dan ramah lingkungan, khususnya di tengah tingginya mobilitas masyarakat selama arus mudik.
Terhitung sejak 11-25 Maret 2026 atau H-10 sampai H+4 Lebaran 2026, total volume lalu lintas mencapai 2.875.280 kendaraan.
Fatalitas kecelakaan Lebaran 2026 turun 28%, namun kecelakaan motor dan kelelahan pengemudi masih jadi ancaman utama di arus mudik-balik.
SEJUMLAH pemudik yang melintasi Jawa Tengah (Jateng) pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 memberikan apresiasi terhadap kondisi infrastruktur jalan serta layanan yang disiapkan.
DIREKTUR Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan mengimbau masyarakat untuk menghindari puncak arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi pada 24 Maret 2026.
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved