Ahok Minta Seluruh Videotron Iklan Dibongkar

Yanurisa Ananta
30/9/2016 19:10
Ahok Minta Seluruh Videotron Iklan Dibongkar
(Istimewa)

GEBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berang dengan adanya insiden video asusila yang tayang pada videotron di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/9) pukul 14.00 WIB. Ia pun meminta seluruh videotron berisi iklan di seluruh Jakarta untuk dibongkar.

Basuki juga sudah menegur Dinas Pelayanan Pajak (DPP) selaku pengelola billboard dan videotron untuk tidak menerima pajak iklan yang sudah selesai.

Videotron yang menayangkan video asusila menghebohkan itu dimiliki PT Matapena Komunika Advertama. Perusahaan itu kemudaian mensubkontrakkan isi kontennya kepada PT Transito Adiman Jati Transito Advertising yang beralamat di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah. Adapun izin reklame perusahaan tersebut akan habis Oktober 2016.

"Izinnya sejak 2010 kalau tidak salah. Saya sudah bilang ke Dinas Pajak untuk tidak mengizinkan lagi terima pembayaran pajak untuk semua izin iklan yang sudah selesai. Bongkar saja. Nanti polisi selidiki ada apa," tutur Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat (30/9).

Terkait kasus penayangan video asusila di videotron, Ahok menduga ada pihak yang dengan sengaja menyambung USB berisi video tersebut ke layar videotron. Kasus itu kini sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Laporan ke Polda Metro Jaya ditegaskan oleh Kepala Suku Dinas Pelayanan Pajak, Johari. Ia mengatakan insiden itu di luar kewenangan Dinas Pelayanan Pajak selaku pengelola. Perusahaan yang bertanggung jawab terhadap konten videotron ialah PT Transito Adiman Jati.

"Petang ini pihak UPPD Kebayoran Baru melapor ke Polda Metro Jaya," kata Johari. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya