Kombes Franky Terindikasi Kuat Lakukan Pemerasan

Nicky Aulia Widadio
27/9/2016 20:45
Kombes Franky Terindikasi Kuat Lakukan Pemerasan
(ANTARA FOTO/Wira Suryantala)

KEPALA Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jendral Boy Rafli Amar mengatakan berdasarkan pemeriksaan sejauh ini, Komisaris Besar Franky Haryanto terindikasi kuat melakukan pemerasan. Alasan itu yang membuat dia dicopot dari Direktur Narkoba Polda Bali dan dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya bidang Iknas Bareskrim Polri.

"Pencopotan itu sebagai hukuman. Pencopotannya dipimpin langsung oleh Kapolri," ujar Boy Rafli di Jakarta, Selasa (27/9).

Franky diduga memeras sejumlah tersangka kasus narkoba dengan bobot di bawah 0,5 gram. Ia juga dilaporkan terlibat dalam pemotongan anggaran DIPA 2016 dengan barang bukti uang Rp50 juta di brankas.

Hingga kini, lanjut Boy Rafli, pemeriksaan terhadap Franky masih terus dilakukan sehingga belum ada kesimpulan akhir atas dugaan pemerasan tersebut. Begitu pula dengan sanksi pidana yang masih harus menunggu proses sidang. Proses sidang tak hanya pada unsur pidana, tapi juga sidang disiplin dan sidang etik.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap Franky, Tim Propam juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain. "Harus ada saksi dan harus ada solusi yang ditempuh. Jadi enggak bisa langsung mendapatkan kesimpulan," pungkas Boy. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya