Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPRD Bogor, Atang Trisnanto mengajak masyarakat untuk menanamkan empat hal yang diajarkan dalam Al Quran. Hal tersebut disampaikan Atang saat menjadi Khotib sholat jumat di Komplek Balai Kota Bogor, belum lama ini.
Dalam khutbahnya, Atang menyampaikan pesan kepada dirinya dan jamaah untuk senantiasa bersegera meminta ampunan kepada Allah Yang Maha Kuasa sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Imran ayat 133 ‘Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa’.
"Begitu sayangnya Allah SWT pada hambaNya sehingga menyeru agar kita bersegera untuk meminta ampunanNya. Semoga kita menjadi orang-orang yang bertaqwa sehingga kita selalu tergerak untuk selalu minta ampun atas dosa-dosa yang banyak kita lakukan setiap harinya," kata Atang.
Salah satu ciri dari sebuah ketaqwaan adalah apakah kita memiliki kelembutan hati untuk selalu meminta ampun kepada Allah. Apakah kita selalu menyerahkan semua urusan dan bersandar hanya kepada Allah. Termasuk apakah hati kita bergetar ketika mendengarkan ayat-ayat Allah. Jika tidak, kita perlu menyalakan alarm pribadi agar kemudian kita memperbaiki diri sehingga bisa memupuk rasa taqwa.
“Hati kita harus selalu memiliki alarm pengingat. Perlu kita renungkan, apakah kita memiliki kelembutan hati untuk senantiasa berharap hanya pada Allah. Jika kita adalah pribadi yang sulit untuk meminta ampunanNya, jika kita adalah pribadi yang sulit untuk mendekatkan hati kita hanya kepadaNya, maka ini adalah lampu kuning yang harus kita nyalakan dan harus segera kita perbaiki,” ujar Atang.
Untuk memupuk ketaqwaan tersebut, pria yang akrab disapa Kang Atang ini menilai ada empat hal yang perlu dilakukan. Pertama adalah kita harus menetapkan bahwa satu-satunya Rabb yang patut kita sembah dan kita yakini dan kita serahkan seutuhnya hidup kita hanyalah kepada Allah Subhanawata'ala.
“Diberikan jabatan, promosi, dirotasi, dimutasi itu adalah bagian dari realita kehidupan. Jangan terlalu berharap kepada atasan untuk dipromosikan, karena sesungguhnya atasan hanyalah bagian dari dunia yang menjadi perantara takdir itu terwujud. Tapi sungguh, harapan yang kita gantungkan harusnlah hanya kepada Allah SWT. Jika semua kita serahkan kepada Sang Pencipta, insya Allah hati akan menjadi tenang,” jelas Atang.
Hal kedua, yang disampaikan oleh Kang Atang adalah kita harus membiasakan meminta ampun kepada Allah. Karena, kita sebagai manusia pasti banyak memiliki salah. Semakin tinggi jabatan, semakin besar harta yang dimiliki, semakin banyak kesempatan yang dipunyai, maka semakin tinggi juga peluang kemaksiatannya.
“Selama ini Allah masih menutupi aib kita. Kalau saja Allah membukakan aib kita, kita tentu tidak akan berani keluar rumah karena banyaknya aib dan maksiat kita. Jangan sampai kita pun juga sulit untuk memohon ampun kepada Allah. Jangan hanya satu kali dalam setahun ketika sholat Idul Fitri saja kita minta ampun, tapi mintalah ampunan di setiap saat yang bisa kita lakukan,” ungkap Atang.
Ketiga, untuk mendekatkan diri kepada Allah, umat manusia senantiasa harus memiliki sikap pemaaf. Karena, tidak ada yang sempurna dari kehidupan ini. Setiap orang pasti banyak kekurangan dan setiap orang pasti punya kesalahan. “Seringkali kita sulit memberikan maaf, terutama kepada orang-orang yang menyulitkan dan membenci kita. Namun, dengan memiliki sikap pemaaf ini, niscaya mampu membuat hati kita jadi lembut dan kita akan lebih berserah diri kepada Allah,” kata Atang.
Keempat, setiap manusia jangan pernah ragu untuk berbuat baik. Menurut Atang, setiap ada peluang berbuat baik, lakukanlah. Karena, dari kebaikan yang kecil sekalipun akan diberikan ganjaran pahala oleh Allah SWT. “Kesempatan berbuat baik ada di mana-mana, di setiap waktu. Sehingga, marilah kita saling mengingatkan untuk terus berbuat baik. Masih ada waktu buat kita untuk kemudian menyiapkan diri, menyiapkan bekal terbaik sebelum menghadap Allah nanti. Semoga bekal yang kita siapkan adalah bekal terbaik yaitu ketaqwaan,” tutupnya. (OL-13)
Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bogor menggelar layanan perpustakaan keliling sebagai upaya mendekatkan akses literasi kepada masyarakat di ruang publik.
HUJAN yang disertai tiupan angin kencang menyebabkan kejadian bencana di Kabupaten Kuningan, Kabupaten Bandung dn Kabupaten Bogor, Jawa Bara
TIM dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri menyelidiki kasus ledakan yang terjadi di Loxus Padel di Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Di tingkat daerah, volume sampah di Kabupaten Bogor yang mencapai ribuan ton per hari turut meningkatkan potensi munculnya titik-titik timbulan sampah liar.
Komite sekolah dan orang tua siswa SMK IDN Bogor melaporkan dugaan maladministrasi penerbitan SK Gubernur Jawa Barat.
PASANGAN suami istri yang merupakan pemudik dari Bogor, Jawa Barat, mengalami insiden memilukan. Keduanya terbawa hanyut arus deras di saluran drainase Cianjur.
Ekspektasi masyarakat terhadap akselerasi pembangunan pascapilkada sejauh ini hanya menjadi retorika tanpa aksi nyata.
Warga telah berupaya mengatur alur pembuangan agar sampah tidak semakin tercecer ke jalan raya.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
Rotasi, baik secara vertikal maupun horizontal, merupakan bagian dari evaluasi organisasi yang dilakukan secara profesional.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung melantik 11 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Rabu (17/12).
Mamdani berkeinginan datang ke Washington untuk berbicara langsung dengan Trump.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved