TUJUH anggota polisi di Polres Jakarta Utara terancam mendapat sanksi demosi atau penundaan penaikan pangkat. Mereka terbukti lalai dalam menindaklanjuti laporan warga, saat bertugas di Pos Pantau Tanah Merdeka, Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara.
Hal itu ditegaskan Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Susetio Cahyadi di Polres Jakarta Utara, kemarin. "Tujuh orang itu terancam hukuman indisipliner atau didemosi, yakni penundaan sekolah dan naik pangkat," ujarnya.
Tujuh anggota polisi tersebut, yakni Aiptu S (Kepala Pos Pantau), Aiptu S, Brigadir A, Brigadir I, Briptu Y, Brigadir A, dan Brigadir I. "Temuan sementara mereka lalai. Akan segera kami sidang dalam minggi ini," tuturnya.
Kejar pelaku Terkait dengan penodongan yang kerap beraksi di jalan Cakung-Cilincing saat terjadi kemacetan, polisi masih mengejar dua pelaku lagi yang masih buron.
''Kami sudah tangkap satu orang. Dua lagi masih dikejar. Akan terus kami kembangkan.'' Untuk pelaku yang telah ditangkap, yaitu RF, 17, dari pemeriksaan mengakui foto yang diposting di Facebook oleh Diki Septerian ialah fotonya.
''Pelaku mengakui penodong yang ada di foto itu ya dia,'' jelas Susetio.
Polisi, tambah dia, juga akan memanggil pemilik akun Facebook Diki Septerian yang mengunggah aksi penodongan pada Kamis (11/6) yang dilakukan remaja di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara.
''Polisi ingin mengetahui lebih jauh terkait dengan kejadian penodongan tersebut. Supaya yang bersangkutan juga tahu kalau laporannya ditindaklanjuti.''
Terkait dengan tingginya frekuensi kejahatan di jalanan, kata dia, Polres Jakarta Utara akan lebih memaksimalkan fungsi pos pemantauan. Termasuk bekerja sama dengan pemda setempat untuk memasang kamera pemantau.
''Tentu akan jadi evaluasi kami. Termasuk adanya kamera pemantau terutama di jalur-jalur yang dinilai paling rawan,'' pungkasnya.
Seorang pengguna akun media sosial <>Facebook Diki Septerian mengunggah tiga foto kejadian penodongan yang dilakukan tiga pemuda di Jalan Raya Cilincing. Foto itu diambil oleh Diki sendiri.
Diki juga mengungkapkan kekecewaannya lantaran laporannya soal penodongan tersebut diabaikan begitu saja oleh polisi yang bertugas di pos pantau dekat tempat kejadian penodongan.(Ths/J-4)