PANITIA hari ulang tahun (HUT) ke-488 Jakarta tidak akan menggelar perayaan puncak pada 22 Juni mendatang karena jatuh pada bulan suci Ramadhan. Tahun lalu, puncak perayaan HUT Jakarta dimeriahkan dengan karnaval mobil hias, yakni Jakarnaval dilanjutkan dengan Jakarta Night Festival (JNF).
Ketua panitia HUT Jakarta yang juga Asisten Sekretaris Daerah Bidang Keuangan (Asekkeu) DKI Andi Baso Mappapoleonro mengatakan acara puncak HUT Jakarta diganti dengan resepsi makan malam bersama Gubernur, Wakil Gubernur, dan jajaran pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, acara tersebut merupakan saran Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk menghormati umat Islam yang menjalankan ibadah puasa.
"Tahun ini (22 Juni) hanya makan malam dengan tamu undangan. Diawali buka puasa bersama dan berakhir sebelum salat tarawih," kata Andi kepada Media Indonesia, Selasa (9/6).
Selain meniadakan acara puncak, pelaksanaan Jakarnaval pun dimajukan dan telah berlangsung pada 6-7 Juni lalu. Meskipun tidak sampai malam hari seperti tahun-tahun sebelumnya, ujarnya, perayaan berbiaya Rp8 miliar itu sukses menghibur pengunjung yang memadati lokasi acara Jakarnaval di kawasan Monumen Nasional (Monas).
Selain Jakarnaval, acara lain yang waktunya berbenturan dengan bulan Ramadan ialah Festival Flora dan Fauna (Flona) serta Festival Passer Baroe. Kedua acara itu akhirnya diundur hingga libur Hari Raya Idul Fitri usai, dan dijadwalkan berlangsung mendekati peringatan HUT RI pada 17 Agustus.
"Kalau dipaksakan saat Ramadan, khawatir kurang maksimal. Jadi kami undur saja. Supaya tidak kehilangan momentum, kami adakan menjelang HUT RI saja," kata Andi.
Festival Passer Baroe merupakan festival tahunan yang diselenggarakan di Pasar Baru, Jakarta Pusat. Memanfaatkan lokasi yang berdekatan dengan Kali Ciliwung, lomba perahu pun akan diselenggarakan dalam acara ini. Perpaduan budaya India dan Tiongkok yang sangat kental di wilayah itu pun akan ditonjolkan dalam festival tersebut. Oleh karena itu, meskipun penyelenggaraannya ditunda, Andi menjanjikan Festival Passer Baroe akan tetap meriah karena persiapan yang dilakukan dapat lebih matang.
Kemeriahan HUT Jakarta tidak hanya datang dari festival kebudayaan yang digelar, tetapi juga dari banjir potongan harga atau diskon di 78 pusat perbelanjaan di Ibu Kota dengan tajuk Festival Jakarta Great Sale (FJGS). Berlangsung dari 6 Juni hingga 15 Juli, FJGS diharapkan mampu menarik minat belanja lebih banyak dari tahun sebelumnya dengan target nilai transaksi hingga Rp14,3 triliun. (Put/J-2)