Semoga Rizky Siuman

MI/Sumantri
10/6/2015 00:00
Semoga Rizky Siuman
()
PASANGAN suami-istri, Miswan Silaban dan Rahmawati, tampak terguncang. Pandangan mata Miswan, yang biasa dipanggil Buyung, kosong menatap lurus, mulutnya terkunci, nafasnya turun-naik menahan emosi. Rahmawati tiada henti mengeluarkan air mata, tanpa tangisan.

Kondisi itu lantaran anak mereka, Putri Mariska Sakina, 13, dibunuh dengan cara yang sadis di dalam rumah kontrakan di Jalan Masjid Al Baido, RT 03/05, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten. Kakak Putri, Muhammad Rizky, 17, kedapatan sekarat dengan leher tergores benda tajam pada Minggu (7/6) sore.

Kasus ini minim saksi. Saksi kunci Rizky belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya memprihatinkan dan belum siuman. Meski demikian, polisi terus berupaya mengungkap kasus itu.

"Saksi-saksi sudah kami periksa dan uji laboratorium terhadap ceceran darah yang terdapat di dalam rumah korban," kata Kasat Reskrim Polrestro Tangerang Ajun Komisaris Besar Sutarmo, kemarin.

Mudah-mudahan, harap Sutarmo, ceceran darah itu tidak hanya darah korban, tapi juga milik pelaku, sehingga mempermudah petugas untuk mengungkap kasus tersebut.

Sutarmo berharap keterangan Rizky sebelum tak sadarkan diri, yang mengatakan kepada beberapa saksi bahwa pelakunya mengenakan masker dan tinggi besar, bisa menjadi petunjuk. "Itu bisa menjadi titik terang untuk mengungkap pelaku. Memang butuh waktu, kami minta doa semua pihak," ujar Sutarmo.

Hingga kemarin, ratusan warga mendatangi rumah kontrakan korban, baik yang tinggal di sekitar rumah itu maupun dari luar. "Kejam sekali pelakunya, kami ke sini berharap pelakunya segera ditangkap," kata Andri, Warga Gang Kelor, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Di mata Aisyah, teman sekolah korban yang bertetangga satu RT, mengatakan bahwa Putri yang duduk di kelas VII MTs Al Islamiyah, Ciledug, merupakan anak yang supel dan mudah bergaul. "Dia suka bercanda. Teman-teman di sekolah sangat kehilangan," kata Aisyah.

Peristiwa memilukan itu terjadi pada Minggu (7/6) sore. Kakak beradik, Muhammad Rizky dan Putri Mariska Sakina, dibantai oleh orang tak dikenal dengan cara mengenaskan. Putri meninggal di tempat kejadian, sedangkan Rizky dibawa ke RS Bhakti Husada untuk mendapat perawatan.

Awalnya, warga sekitar mendengar teriakan Rizky yang meminta pertolongan. Begitu didatangi, ternyata Rizki sudah bersimbah darah dengan luka tusukan senjata tajam di bagian leher. Adapun adiknya ditemukan sudah tidak bernyawa. "Pelaku diduga satu orang," ungkap Sutarmo.  (J-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya