Gerbong jadi Tempat Bersalin

MI/YAHYA FARID NASUTION
09/6/2015 00:00
Gerbong jadi Tempat Bersalin
(MI/RAMDANI/Ilustrasi)
KEHEBOHAN sempat terjadi di gerbong khusus perempuan yang letaknya paling belakang pada rangkaian kereta rel listrik (KRL) Commuter Line relasi Tangerang-Duri, sekitar pukul 09.00 WIB kemarin.

Sarmunah, 29, yang sedang hamil tua, tiba-tiba mengalami kontraksi dan harus melahirkan saat itu juga. Padahal, warga Petojo Utara V, RT 002/03, Tangerang Selatan, itu sedang dalam perjalanan di dalam kereta Commuter Line 2129 dari Tangerang ke Stasiun Duri.

Untungnya saat itu kondisi kereta tidak terlalu ramai, dan sesama penumpang serta petugas dengan sigap membantu sang ibu. Proses kelahiran pun berjalan lancar dan bayi perempuan mungil lahir dengan selamat.

"Petugas kami laki-laki. Mereka nggak berani, makanya diserahkan sepenuhnya ke penumpang wanita," ujar Manajer Komunikasi Perusahaan PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunisa.

Sesampainya di Stasiun Duri, petugas KCJ, Apin, Apri, dan Galih, dibantu sejumlah penumpang membawa Sarmunah dan anak perempuannya itu dari Stasiun Duri ke Puskesmas Kecamatan Tambora, Jalan Krendang Utara No 4, Jakarta Barat.

Mereka menggunakan mikrolet 41 jurusan Grogol-Kota. Sesampainya di puskesmas, petugas memberikan tindakan pertama kepada ibu dan bayinya tersebut.

"Keduanya dirawat intensif. Saat dibawa ke sini, ari-ari masih menempel di bayi. Bayinya kita bersihkan dan dihangatkan. Kondisi keduanya saat ini sehat," ujar Kepala Puskesmas Kecamatan Tambora Ahrahayati

Dokter kandungan yang menerima Sarmunah, Ira Nola Lingga, menceritakan bahwa saat kejadian Sarmunah tidak merasakan kontraksi.

"Pengakuan pasien rutin tiap bulan melakukan pemeriksaan janinnya. Kelahirannya pun normal dan tidak prematur," ucap Ira.

Peristiwa yang hampir serupa pernah terjadi di Stasiun Bogor pada 2013 lalu. Saat itu seorang ibu yang berusia sekitar 25 tahun melahirkan di WC Stasiun Kereta Api Bogor, Jawa Barat.

Reny melahirkan didampingi adiknya. Waktu itu dia hendak pulang dari Jakarta menuju kampungnya di Kampung Cemplang, Cibatok, Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Namun belum sampai ke kampungnya, Reny keburu melahirkan di Stasiun Bogor.

Bayi perempuan itu lahir dengan selamat. Setelah melahirkan Reny langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Eva pun mengimbau agar para ibu hamil mengetahui kondisi tubuh dan bayi mereka.

"Kami memberikan selamat kepada penumpang dan bayinya. Namun memang sebaiknya penumpang memberi tahu kondisinya agar kami dapat mengantisipasi," harap Eva.(J-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya