Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan terjadi peningkatan kepadatan lalu lintas selama bulan Ramadan mencapai 2%. Hal tersebut disebabkan bergesernya jam masuk dan pulang kantor.
"Biasanya, pagi hari, orang berangkat pukul 05.00-06.00 WIB, sekarang semuanya berangkat pukul 07.00 WIB sehingga terjadi kepadatan yang serentak. Semunya menumpuk di waktu yang hampir sama," ujar Syafrin di Balai Kota, Jakarta, Rabu (28/4).
Distribusi lalu lintas yang tidak merata juga terjadi saat jam pulang kantor pada pukul 15.00 WIB. Mayoritas pekerja berusaha tiba di rumah sebelum waktu berbuka puasa.
Baca juga: Nekat Mudik, Puluhan Travel Gelap Disita Polisi
"Waktu-waktu inilah puncak yang sangat menimbulkan kepadatan," tuturnya.
Kendati demikian, Syafrin menyebut kebijakan ganjil genap belum diterapkan. Sebab, dari jumlah volume lalu lintas tidak berada pada angka yang fantastis. Ia meyakini dengan tidak menerapkan ganjil genap menjadi upaya menekan kasus positif covid-19 di Ibu Kota.
"Di sisi lain, angkutan umum kita batasi penumpang hanya 50%. Oleh sebab itu, ganjil genap belum dioperasikan tapi kami terus lakukan pemantauan," bebernya. (OL-1)
Pemerintah mengklaim harga barang kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 lebih stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Momentum Ramadan mendorong spektrum belanja yang lebih luas—dari kebutuhan harian hingga pengeluaran yang lebih aspiratif.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Human Initiative terus melakukan evaluasi dalam setiap pelaksanaan program.
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved