Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Maria Qibtya mempersilahkan masyarakat untuk melapor ketika mengetahui adanya aparatur sipil negara (ASN) yang mudik. Masyarakat diminta melampirkan bukti yang kuat.
"Misalnya dia (ASN) keluar kota ada yang lihat difoto, ada buktinya. Jangan sampai si anu keluar kota tapi gak ada buktinya," ujar Maria di Gedung DPRD, Jakarta, Rabu (21/4).
Maria menyebut dengan bukti yang kuat, BKD dapat mengkonfirmasi ke kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Sebab, setiap kepala SKPD harus mengatahui dan bertanggung jawab saat ASN pergi ke luar kota.
Baca juga: Gejolak Harga Pangan Tinggi, DPRD Minta SKPD & BUMD DKI Bersinergi
"Nanti SKPD akan memastikan benar apa enggak, kalau benar jangan-jangan emang benar tapi ada alasan yang bisa dipertanggungjawabkan," tuturnya.
ASN diperkenankan pergi ke luar kota pada masa larangan mudik 6-17 Mei 2021, selama memenuhi ketentuan yang telah diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Lebaran. Seperti kunjungan keluarga sakit dan kunjungan duka anggota keluarga meninggal.
"Jadi kalau dilarang tidak boleh kepergian keluar Kota, ya itu harus menjadi pengawasan SKPD masing-masing," jelasnya. (OL-1)
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved