Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan, berencana akan menambah jam operasional restoran dan tempat makan selama bulan Ramadan 2021. Hal ini disebabkan aktivitas masyarakat khususnya untuk pemenuhan kebutuhan makanan dan minuman dilakukan pada malam hari.
“Adapun jam operasional nanti akan ada ketentuan khusus mengenai jam operasional. Nanti akan diumumkan terkait jam operasi yang berbeda dengan hari-hari di luar bulan Ramadan. Karena pada bulan Ramadan aktivitasnya lebih banyak di malam hari,” kata Anies di Jakarta.
“Kalau selama ini harus tutup pukul 21.00 WIB, di bulan Ramadan nanti tutupnya bisa lebih malam,” imbuhnya.
Selain menambah jam operasional pada malam hari. Jam buka tempat makan juga dilakukan lebih pagi. Dengan alasan untuk bisa melayani masyarakat yang akan sahur.
Baca juga: Cegah Sahur On The Road, Jalan Senayan hingga Harmoni Akan Ditutup
“Dan bisa buka lebih pagi karena untuk melayani yang sahur. Nanti pengumuman detailnya oleh dinas, disampaikan perincian jamnya,” ungkapnya.
Namun, Anies mengingatkan untuk aktivitas buka puasa dan sahur di luar rumah memang tidak dilarang. Namun, tetap harus menyesuaikan dengan protokol kesehatan yang ketat. salah satunya pembatasan 50% dan menjaga jarak.
“Begini, apa bedanya buka puasa dengan makan malam? Jadi prinsipnya adalah 50% di dalam kegiatan apapun. Apakah makan pagi, apakah makan malam, apakah makan sore, apakah disebut iftar, apakah disebut buka, apakah disebut sahur? Prinsipnya adalah 50% kapasitas,” ucapnya.
Terlebih kegiatan makan dan berbuka puasa amat rawan penularan. Oleh karena itu, kapasitas maksimal harus 50% saja, jarak antar kursi harus dipastikan aman. Dalam hal ini, pihak pemilik usaha harus ketat dalam menjalankan protokol kesehatan.
“Karena sesungguhnya, kegiatan makan malam ataupun kegiatan buka puasa sama-sama membuka masker, sama sama harus melakukan aktivitas yang punya potensi penularan,” ungkapnya. (OL-4)
Pemerintah mengklaim harga barang kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 lebih stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Momentum Ramadan mendorong spektrum belanja yang lebih luas—dari kebutuhan harian hingga pengeluaran yang lebih aspiratif.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Human Initiative terus melakukan evaluasi dalam setiap pelaksanaan program.
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved