Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Depok melakukan pemangkasan anggaran di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan dilakukan untuk penanggulangan covid-19.
Kepala Badan Keuangan Daerah dan Aset (BKD-A) Kota Depok Nina Suzana mengatakan anggaran di setiap OPD Kota Depok dipangkas 15 - 65 % dalam melakukan pencegahan wabah virus covid-19.
Baca juga: Korlantas: Arus Balik Imlek Lancar dan Tiada Antrean
"Anggaran di setiap OPD dipangkas. Yang tidak dipangkas hanya anggaran kegiatan prioritas, " tegas Nina, Senin (15/2).
Anggaran kegiatan prioritas yang tidak dipangkas adalah infrastruktur jalan dan bangunan, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan serta peningkatan fasilitas kesehatan.
Nina mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan masing-masing OPD untuk merumuskan kegiatan yang berkaitan dengan program prioritas daerah.
Lebih lanjut dijelaskan Nina, sisa anggaran hasil pemangkasan yang digunakan untuk penanganan covid-19 akan dikembalikan ke setiap OPD yang bersangkutan.
Sisa dana covid-19 tersebut, terang dia nanti dikelola dalam APBD-Perubahan (APBD-P).
" Nanti, sisa anggaran covid-19 itu digunakan untuk membiayai kegiatan-kegiatan OPD yang sebelumnya mengalami pengurangan, " pungkasnya.
Sementara itu, Kepala bidang Tata Bangunan Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok Suwandi mengaku pagu anggaran dibidangnya yang Rp141 miliar dipangkas 15 persen atau sebesar Rp21,1 miliar.
" Tahun ini kita mengerjakan program prioritas yakni RSUD bagian timur yang menyedot anggaran sebesar Rp115 miliar, " katanya. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved